Ternyata Ini Tujuan PPKM Darurat Resmi Ganti Nama Jadi Level 4

Rabu, 21 Juli 2021 - 21:31 WIB
loading...
Ternyata Ini Tujuan...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengganti nama PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 berlaku mulai 21-25 Juli 2021 mendatang. Tujuan PPKM Level 4 meningkatkan testing, tracing, treatment di masyarakat.

Hal itu sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian untuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Level 4 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali yang berlaku mulai 21-25 Juli 2021.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo mengatakan bahwa penguatan 3T dilakukan untuk melihat perkiraan suspek di wilayah kabupaten atau kota. "Akan ada testing lebih, akan ada perkiraan orang suspek, kalau tidak tercapai angka tersebut kita akan koreksi untuk menemukan suspek," ujarnya saat konferensi pers bersama jajaran Menko, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: PPKM Level 4, Begini Arahan Jokowi ke Luhut

Dikutip dari Inmendagri No.23 Tahun 2021, Testing perlu terus ditingkatkan dengan target positivity rate lebih kecil dari sepuluh persen; testing perlu terus ditingkatkan terhadap suspek, yaitu mereka yang bergejala, dan juga kontak erat.
Adapun ketentuannya jika positivity rate mingguan lebih kecil dari lima persen, maka jumlah tes (per 1000 penduduk per minggu) adalah 1; jika positivity rate mingguan di atas lima persen - lebih kecil dari 15 persen, maka jumlah tes (per 1000 penduduk per minggu) adalah 5; dan jika positivity rate mingguan di atas dari 15 persen - lebih kecil dari 25 persen, maka jumlah tes (per 1000 penduduk per minggu) adalah 10; sedangkan jika positivity rate mingguan di atas 25 persen, maka jumlah tes (per 1000 penduduk per minggu) adalah 15.

Baca Juga: Tak Lagi Gunakan PPKM Darurat, Luhut: Sekarang Pakai Level 4

Dalam peraturan Inmendagri tersebut juga disebutkan bahwa penetapan zonasi yang tetap akan menjadikan suatu daerah berkinerja sesuai yang diharapkan. "Dengan demikian daerah akan mencapai target minimal untuk bisa melakukan testing nantinya kita akan bisa satukan dengan laju terhadap estimasi penularan dengan varian delta," ujar Yusharto.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Aturan Kongkow Terbaru...
Ini Aturan Kongkow Terbaru di Kafe dan Restoran Area PPKM Level 4
Aturan Terbaru, Kapasitas...
Aturan Terbaru, Kapasitas Bioskop 50 Persen dan Penonton Sudah Vaksin 2 Kali
Jakarta Masih PPKM Level...
Jakarta Masih PPKM Level 2, Simak Lagi Aturan Masuk Mal Terbaru
Omicron Masuk RI, PPKM...
Omicron Masuk RI, PPKM Darurat Siap Diterapkan Lagi?
Aturan Baru Jelang Nataru,...
Aturan Baru Jelang Nataru, Mal Buka hingga Jam 10 Malam
Mal di PPKM Level 1...
Mal di PPKM Level 1 Boleh Buka 100% sampai Jam 22.00, Simak Ketentuannya
PPKM Diperpanjang, 6...
PPKM Diperpanjang, 6 Bandara Dibuka untuk Pintu Masuk PPLN
PPKM Diperpanjang sampai...
PPKM Diperpanjang sampai 15 Agustus, Seluruh Indonesia Level 1
Seluruh Jawa-Bali Laksanakan...
Seluruh Jawa-Bali Laksanakan PPKM Level 1, Begini Aturan Lengkapnya
Rekomendasi
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Indovac Resmi Jadi Nama...
Indovac Resmi Jadi Nama Vaksin Covid Buatan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved