Perencanaan Strategis di Dunia Nyata

Selasa, 03 Agustus 2021 - 08:00 WIB
loading...
Perencanaan Strategis...
DR. Rudolf Tjandra, CEO PT. Sasa Inti
A A A
Oleh DR. Rudolf Tjandra, CEO PT. Sasa Inti

Anda akan tersesat jika mencoba menghitung berapa kali Anda mendengar eksekutif seperti kita berbicara dengan bangga dan tanpa henti tentang 'memiliki rencana', perencanaan strategis, atau bertindak berdasarkan rencana. Berapa banyak dari rencana itu yang benar-benar berhasil? Berapa banyak dari strategi yang kita terapkan yang sebenarnya muncul daripada disengaja dalam prosesnya? Jawabannya, di era kepemimpinan administrasi (perintah dan kontrol) dari era industri yang sudah berlalu mungkin masih cocok untuk pendekatan perencanaan strategis klasik, namun pada era pasca industri di mana pengetahuan membentuk dasar keunggulan kompetitif organisasi, praktiknya kepemimpinan yang memungkinkan dan adaptif telah menjadi kebutuhan.

Tidak seperti sumber daya fisik di masa lalu, pengetahuan itu cair, berevolusi dan berevolusi bersama untuk menciptakan bentuk pengetahuan baru berulang kali. Ini diluar kendali manajemen dan segala upaya untuk mengendalikannya akan terbukti merugikan dan menghambat lahirnya kemampuan dan kreativitas organisasi yang terus diperbarui. Kompleksitas yang dikenal sebagai sistem adaptif kompleks dari organisasi modern menuntut pembinaan pembelajaran organisasi yang sistematis dan independen. Inilah yang disebut Peter Senge sebagai Fifth Dicipline (1997).

Model Sistem Adaptif Kompleks berpendapat bahwa dunia di mana suatu organisasi perlu bertahan dan unggul terus berkembang secara dinamis dan berevolusi bersama. Organisasi itu sendiri berpotensi kacau. Untuk berpindah dari satu keadaan dinamis ke keadaan lain bisa sangat sulit, dan niat apa pun dalam membuat langkah yang terarah dan terpadu menuju satu keadaan yang diinginkan mungkin hampir selalu tidak mungkin. Di sini kita berbicara tentang masalah penyelarasan kepentingan individu atau kelompok yang membuat organisasi, dan tentang pengembangan tacit knowledge (pengetahuan yang terdapat di dalam pikiran seseorang sesuai dengan pemahaman dan pengalaman orang itu sendiri, sehingga inilah yang membuat pengetahuan jenis ini unik dan khas) menjadi shared knowledge (Thietart dan Forgues, 1995 dan Stacey, 2001).

Dalam dunia hubungan non linier (meliputi hierarki tradisional dan batas-batas lain yang membentuk sistem perintah dan kontrol dalam organisasi era industri yang lewat) dengan umpan balik negatif dan positif, hubungan antara sebab dan akibat dari apa yang terjadi di antaranya dan di antara fungsi, departemen, lapisan organisasi dapat dengan mudah hilang (Stacey, 2011).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10.000 Ayam Krispi Gratis...
10.000 Ayam Krispi Gratis di 5 Lokasi Ikonik Surabaya, Bukti Konsistensi Kualitas Sasa Tepung
Menyoroti Risiko Siber...
Menyoroti Risiko Siber OT dan Dorong Penerapan Security by Design dalam Industri 4.0
Profesi Penilai Didorong...
Profesi Penilai Didorong Lebih Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 5.0
Komitmen dalam TJSL,...
Komitmen dalam TJSL, PT Sasa Inti Sumbangkan Ambulans kepada Palang Merah Indonesia
Kekuatan Leaderful Organizations:...
Kekuatan Leaderful Organizations: Mengubah Perusahaan FMCG di Asia Timur dalam Mendominasi Pasar
Mengenalkan Masyarakat...
Mengenalkan Masyarakat ke Teknologi Industri, PIDI 4.0 Dibuka untuk Umum
5 Jurusan Kuliah yang...
5 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Paling Laku di Era Industri 4.0, Cek Daftarnya
Kembali Membagikan Kebaikan,...
Kembali Membagikan Kebaikan, Kini Sasa Menghadirkan Produk yang Membawa Keceriaan
Sasa Gelar Deklarasi...
Sasa Gelar Deklarasi Hijau Guna Pengurangan Sampah Plastik
Rekomendasi
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved