Kementan Siap Gelar Pelatihan Bagi Petani dan Penyuluh untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Rabu, 04 Agustus 2021 - 12:01 WIB
loading...
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Dedi Nursyamsi (kanan).
A
A
A
JAKARTA - Untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, pemerintah telah melakukan berbagai kegiatan peningkatan profesionalisme baik melalui pendidikan maupun pelatihan vokasi. Khususnya pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Kementerian Pertanian ( Kementan ) terus berupaya melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( Mentan SYL) bahwa mendukung peningkatan kompetensi SDM pertanian yang profesional dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi, salah satunya untuk penyuluh. Pasalnya, penyuluh menjadi garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas yang berdaya saing guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang modern.
(Baca juga:Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang)
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa ada 3 faktor yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Di antaranya penerapan inovasi teknologi dan sarana prasarana pertanian, peraturan perundang-undangan, dan peran SDM Pertanian.
“Dari 3 faktor tersebut ternyata peran SDM pertanian sangatlah besar yaitu sekitar 50% dalam memberikan kontribusi terhadap produktivitas pertanian, khususnya para praktisi pertanian dan petani milenial,” ujar Dedi Nursyamsi saat memberikan keterangan pers secara virtual, Rabu (4/8/2021).
(Baca juga:Usir Jenuh Saat PPKM, Kementan Ajak Bertani di Rumah dengan 10 Tanaman Ini)
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( Mentan SYL) bahwa mendukung peningkatan kompetensi SDM pertanian yang profesional dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi, salah satunya untuk penyuluh. Pasalnya, penyuluh menjadi garda terdepan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas yang berdaya saing guna mewujudkan pencapaian swasembada pangan dan penerapan teknologi pertanian yang modern.
(Baca juga:Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang)
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa ada 3 faktor yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Di antaranya penerapan inovasi teknologi dan sarana prasarana pertanian, peraturan perundang-undangan, dan peran SDM Pertanian.
“Dari 3 faktor tersebut ternyata peran SDM pertanian sangatlah besar yaitu sekitar 50% dalam memberikan kontribusi terhadap produktivitas pertanian, khususnya para praktisi pertanian dan petani milenial,” ujar Dedi Nursyamsi saat memberikan keterangan pers secara virtual, Rabu (4/8/2021).
(Baca juga:Usir Jenuh Saat PPKM, Kementan Ajak Bertani di Rumah dengan 10 Tanaman Ini)
Lihat Juga :