Kementan Dorong Pengembangan Karier Penyuluh THL-TBPP
Kamis, 05 Agustus 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang)
Dia menambahkan 11.000 penyuluh THL-TBPP telah menjadi aparat sipil negara (ASN) juga tidaklah mudah dan Presiden memperhatikan penyuluh. “Maka yang tadinya hanya 3.800 disediakan, terakhir 4.200 terus naik lagi jadi 8.000. Jadi ini bukanlah hal gampang. Saya sengaja sampaikan bahwa kalian sangat penting,” kata Syahrul.
Mentan berharap para penyuluh harus 'naik kelas'. Maka penyuluh harus bersertifikat dan bergelut di sektor pertanian tidak boleh takut pada tantangan. “Kita menghadapi Covid-19 tidak boleh kalah. Kita tidak berani-berani amat, tapi jangan takut. Kita harus terus akselerasi. Maksimalkan akal dan pikiran kita,” katanya.
(Baca juga:Usir Jenuh Saat PPKM, Kementan Ajak Bertani di Rumah dengan 10 Tanaman Ini)
Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh THL-TBPP Tahun 2021 di Polbangtan Gowa dihadiri oleh Bupati Gowa, Adnan Puricha Ichsan; para pejabat eselon satu Kementan; Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Leli Nuryati dan sejumlah pejabat terkait di daerah.
Dia menambahkan 11.000 penyuluh THL-TBPP telah menjadi aparat sipil negara (ASN) juga tidaklah mudah dan Presiden memperhatikan penyuluh. “Maka yang tadinya hanya 3.800 disediakan, terakhir 4.200 terus naik lagi jadi 8.000. Jadi ini bukanlah hal gampang. Saya sengaja sampaikan bahwa kalian sangat penting,” kata Syahrul.
Mentan berharap para penyuluh harus 'naik kelas'. Maka penyuluh harus bersertifikat dan bergelut di sektor pertanian tidak boleh takut pada tantangan. “Kita menghadapi Covid-19 tidak boleh kalah. Kita tidak berani-berani amat, tapi jangan takut. Kita harus terus akselerasi. Maksimalkan akal dan pikiran kita,” katanya.
(Baca juga:Usir Jenuh Saat PPKM, Kementan Ajak Bertani di Rumah dengan 10 Tanaman Ini)
Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh THL-TBPP Tahun 2021 di Polbangtan Gowa dihadiri oleh Bupati Gowa, Adnan Puricha Ichsan; para pejabat eselon satu Kementan; Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Leli Nuryati dan sejumlah pejabat terkait di daerah.
Lihat Juga :