Evaluasi PPKM Kalimantan, Airlangga Minta Pemda Siapkan Fasilitas Isoter
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 05:08 WIB
loading...
Menko Perekonomian yang juga Ketua KPC PEN, Airlangga Hartarto meminta beberapa daerah yang belum mempunyai tempat isolasi, segera menyiapkan Fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian yang juga Ketua KPC PEN, Airlangga Hartarto meminta beberapa daerah yang belum mempunyai tempat isolasi, segera menyiapkan fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter) . Lalu mendorong masyarakat yang melakukan isolasi mandiri untuk pindah ke fasilitas Isoter dengan layanan kesehatan yang lebih memadai.
Hal itu disampaikan Menko Airlangga saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Kepala Daerah dan Forkompimda di wilayah Pulau Kalimantan secara virtual. Menko Airlangga mendengarkan langsung laporan di lapangan dan mengambil langkah serta respon cepat untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Isolasi Mandiri Digeser ke Isolasi Terpusat
Selain mengenai isolasi terpusat, Menko Airlangga juga meminta untuk memastikan seluruh Rumah Sakit mengisi laporan harian oksigen melalui SIRS Online dan mengkoordinasikan kebutuhan oksigen dengan Kementerian Kesehatan.
“Pemerintah mengantisipasi dan segera mengirimkan tambahan bantuan oksigen, karena berdasarkan laporan di lapangan masih ada daerah yang mengalami kekurangan pasokan oksigen, terutama di Kalimantan Utara," terang Menko Airlangga.
Untuk mengatasi ini, Pemerintah telah memetakan produsen dan industri pemasok oksigen di Kalimantan, antara lain berasal dari Samator Bontang, Samator Kutai, Pupuk Kaltim dan Kaltim Methanol Industri.
Jumlah RS yang sudah mengisi sistem SIRS Online hanya 62% atau 126 RS dari total 205 RS di Kalimantan. Selain itu, Pemerintah juga telah mendistribusikan sekitar 670Oxygen Concentratoruntuk wilayah Kalimantan.
Hal itu disampaikan Menko Airlangga saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Kepala Daerah dan Forkompimda di wilayah Pulau Kalimantan secara virtual. Menko Airlangga mendengarkan langsung laporan di lapangan dan mengambil langkah serta respon cepat untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Isolasi Mandiri Digeser ke Isolasi Terpusat
Selain mengenai isolasi terpusat, Menko Airlangga juga meminta untuk memastikan seluruh Rumah Sakit mengisi laporan harian oksigen melalui SIRS Online dan mengkoordinasikan kebutuhan oksigen dengan Kementerian Kesehatan.
“Pemerintah mengantisipasi dan segera mengirimkan tambahan bantuan oksigen, karena berdasarkan laporan di lapangan masih ada daerah yang mengalami kekurangan pasokan oksigen, terutama di Kalimantan Utara," terang Menko Airlangga.
Untuk mengatasi ini, Pemerintah telah memetakan produsen dan industri pemasok oksigen di Kalimantan, antara lain berasal dari Samator Bontang, Samator Kutai, Pupuk Kaltim dan Kaltim Methanol Industri.
Jumlah RS yang sudah mengisi sistem SIRS Online hanya 62% atau 126 RS dari total 205 RS di Kalimantan. Selain itu, Pemerintah juga telah mendistribusikan sekitar 670Oxygen Concentratoruntuk wilayah Kalimantan.
Lihat Juga :