Indonesia Beri Masukan Dalam Studi Kebijakan Perikanan Umum Regional di ASEAN

Jum'at, 29 Mei 2020 - 15:07 WIB
loading...
Indonesia Beri Masukan...
Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berpartisipasi dalam workshop yang bertajuk 1st Technical Workshop on Development of ASEAN General Fishery Policy (AGFP) Feasibility Study. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berpartisipasi dalam workshop yang bertajuk 1st Technical Workshop on Development of ASEAN General Fishery Policy (AGFP) Feasibility Study pada tanggal 27-28 Mei 2020. Workshop yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti pula oleh perwakilan negara-negara anggota ASEAN, Konsultan E-READI Uni Eropa, dan ASEAN Secretariat (ASEC).

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar yang merupakan permanent chair dalam workshop ini menyampaikan fasilitasi pertemuan AGFP ini dilakukan untuk menyusun kebijakan perikanan umum regional di tingkat ASEAN. Diantaranya kebijakan perikanan nasional negara anggota ASEAN, isu regional dan internasional yang mempengaruhi perikanan ASEAN, dan strategi/rencana aksi menghadapi permasalahan perikanan ASEAN dalam hal peningkatan produksi, pemasaran, dan konservasi perikanan.

"Indonesia sebagai negara anggota yang memiliki sumber daya perikanan terbesar akan mengawal pembahasan AGFP ini secara mendalam. Hasil dari pembahasan ini nantinya dapat mengakomodasi berbagai kepentingan bersama bidang perikanan di kawasan regional ASEAN," ujar Zulficar saat memberikan sambutan pembukaan melalui aplikasi Blue Jeans di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Menurut ia, negara-negara anggota ASEAN telah menghadapi berbagai tantangan di bidang perikanan. Kegiatan perikanan ilegal (IUU fishing) masih marak terjadi hingga kasus awak kapal perikanan. Hal ini menjadi kesenjangan di antara anggota-anggota ASEAN.

"Studi pada AGFP ini juga akan menilai secara komprehensif berbagai permasalahan tersebut. Kita akan kumpulkan data dan informasi yang relevan sebagai landasan dan garis besarnya dari berbagai anggota ASEAN dan masukan dari konsultan yang turut mengikuti pertemuan ini," imbuh Zulficar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Perkuat Ekonomi Bontang,...
Perkuat Ekonomi Bontang, Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Berita Terkini
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Nasib Apes Uni Eropa,...
Nasib Apes Uni Eropa, Terancam Kehilangan Pasokan AS usai Tinggalkan Gas Rusia
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved