Deretan Pemimpin Negara Gajinya Rela Dipotong Bantu Atasi Pandemi

Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:55 WIB
loading...
A A A
7. Peter Mutharika, Presiden Malawi
Peter bersama para anggota kabinetnya yang berjumlah 32 telah memotong 10 persen gaji mereka.
Langkah ini dilakukan sejak April 2020 untuk meredam lonjakan ongkos penanganan Covid-19 di negaranya.

“Saya juga mengarahkan bagian keuangan untuk melakukan hal berikut. Pertama, mengurangi gaji presiden, menteri kabinet, dan wakil menteri sebesar 10 persen selama tiga bulan dan mengerahkan sumber daya untuk memerangi berbagai Corona, ”kata Mutharika, pada Maret 2020.

8. Narendra Modi, Perdana Menteri India
Semua pemerintah baik presiden, wakil, menteri, wakil menteri, anggota parlemen dipotong gajinya sebesar 30 persen selama 1 tahun lamanya.

Adapun potongan ini disumbangkan untuk memperkuat anggaran penanganan Covid-19 di negaranya sejak April 2020. "Kita tidak boleh capek. Kita harus selesaikan misi ini agar menang melawan Covid-19," kata PM India.

9. Uhuru Kenyatta, Presiden Kenya
Presiden Kenya dan wakilnya rela memotong gaji mereka sebesar 80% untuk berperang melawan pandemi. Sementara menteri dan wakilnya menerima pemotongan sebesar 20-30% pada tahun 2020 lalu.

10. Édouard Ngirente, Perdana Menteri Rwanda
Ngirente dan jajaran kabinetnya menunjukan solidaritas dnegan memotong gajinya sebesar 10% pada April 2020

“Dalam hal perang melawan Covid-19, dan dalam solidaritas dengan warga Rwanda yang paling terkena dampak, Pemerintah Rwanda telah memutuskan bahwa semua anggota kabinet, sekretaris tetap, kepala lembaga publik dan pejabat senior lainnya akan kehilangan satu bulan gaji (April),” kata Ngirente melalui pernyataan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Kisah Habibie Berhasil...
Kisah Habibie Berhasil Taklukkan Dolar AS dari Rp17.000 ke Rp6.550
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Bahas Khusus Utang Whoosh
Besok, Presiden Prabowo...
Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Retret Kadin ke Magelang
Perbaiki Industri Sawit,...
Perbaiki Industri Sawit, Ombudsman RI Kirim Surat ke Presiden Prabowo
Jelang Pelantikan Trump:...
Jelang Pelantikan Trump: Dolar Drop, Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Rekomendasi
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
MNC Life Dukung Berikan...
MNC Life Dukung Berikan Perlindungan Asuransi bagi Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Berita Terkini
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved