Gapki: Penanganan Karhutla Perlu Kolaborasi

Rabu, 25 Agustus 2021 - 20:01 WIB
loading...
Gapki: Penanganan Karhutla...
Ketua Umum Gapki Joko Supriyono memberikan sambutan saat Apel Virtual Kesiapsiagaan Karhutla 2021 yang diselenggarakan Gapki Kalsel, Rabu (25/8/2021).
A A A
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) memang menjadi masalah setiap tahunnya di Indonesia. Berdasarkan data yang terhimpun, karhutla terbesar terjadi di kawasan hutan. Akan tetapi perkebunan kelapa sawit malah menjadi kambing hitam terjadinya karhutla di Indonesia.

“Apel Siaga Karhutla Virtual ini menunjukkan bahwa kita mempunyai komitmen yang sama,” kata Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dalam sambutannya saat Apel Virtual Kesiapsiagaan Karhutla 2021 yang diselenggarakan Gapki Kalsel, Rabu (25/8/2021).

(Baca juga:Antisipasi Karhutla Gambut, 150 Sumur Bor di Pulang Pisau Dioptimalkan)

Selain itu, Joko Supriyono juga menyampaikan bahwa permasalahan karhutla memang sangat kompleks. Banyak faktor penyebab karhutla, mulai terbukanya akses, lahan gambut, serta pemahaman masyarakat terkait bahaya karhutla yang masih kurang. “Masalah ini harus ditanggulangi bersama. Perlu kolaborasi dari semua pihak,” katanya.

Apel siaga ini bertujuan untuk mendorong dan memastikan semua wilayah perusahaan perkebunan, terutama anggota Gapki Kalsel dalam status siaga. Perusahaan harus memastikan bahwa segala aspek dalam status siap siaga menghadapi karhutla tahun ini. “Harapan kita tahun ini kondisi tidak terlalu kering seperti tahun lalu,” ujar Joko Supriyono.

(Baca juga:Memasuki Musim Kemarau, Kobar Sudah Disiapkan Anggaran Karhutla)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Rencana Ekspor Sawit...
Rencana Ekspor Sawit melalui BUMN, POPSI: Jangan Mengulang Kesalahan BPPC
ISEI Riau Prakarsai...
ISEI Riau Prakarsai Reformulasi DBH Sawit dan Evaluasi Peran BPDP
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Jawab Tantangan Industri Sawit Global dari Inovasi hingga Digitalisasi
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Dorong Industri Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital
Potensi Besar Industri...
Potensi Besar Industri Sawit Terapkan Model Ekonomi Sirkular
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Rekomendasi
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Berita Terkini
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Infografis
4 Hal Perlu Diperhatikan...
4 Hal Perlu Diperhatikan Penderita Asam Urat saat Makan Mi Instan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved