PGN Salurkan Pasokan Gas Perdana ke Kilang Balongan
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 21:37 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT PGN Tbk. sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen mendukung kebutuhan energi Kilang Pertamina Group, salah satunya dengan melaksanakan penyaluran gas bumi perdana (Gas In) ke Pertamina RU VI Balongan, ditandai dengan pembukaan penyaluran gas pada Metering Station Gas di RU VI Balongan pada Jumat (27/08/2021).
PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas untuk Refinery Unit VI Balongan pada tanggal 30 Juli 2021, dengan volume penyaluran gas sebesar 10 BBTUD dan selanjutnya meningkat menjadi 27 BBTUD mulai November 2021. Adapun utk volume penyaluran pada tahun 2022-2023 sebesar 30 BBTUD.
Baca Juga: Subholding Gas PGN Sinergi Pasok Kebutuhan Listrik di Pulau Seram
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Heru Setiawan menyatakan bahwa penyaluran gas ke Pertamina RU VI Balongan (Gas-In) menjadi wujud komitmen PGN selaku Subholding Gas dalam menghadirkan energi baik gas bumi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gas untuk sektor Kilang. Selain itu, juga sebagai sinergi dalam lingkup Pertamina Group, khususnya melalui Sub Holding Refinery & Petrochemical.
“Subholding Gas tengah menjalankan program gasifikasi Kilang Pertamina, salah satunya di di RU VI Balongan. Hal ini merupakan bentuk milestone positif pasca transformasi Holding Migas,” jelas Heru.
Pemanfaatan gas bumi untuk RU Balongan juga memberikan nilai tambah untuk meningkatkan utilisasi gas bumi, efisiensi biaya operasi di Kilang Pertamina karena mengurangi pemakaian energi lain sebagai bahan bakar di kilang Balongan dan pemanfaatan energi berbasis gas yang lebih ramah lingkungan.
“Guna pemenuhan kebutuhan gas RU Balongan untuk peningkatan produksi hingga kapasitas maksimal kilang, PGN akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan gas bumi dalam jangka panjang sebagaimana direncanakan dalam RJPP PGN dan sejalan dengan program transisi energi yang sedang berjalan,” ujar Heru.
PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas untuk Refinery Unit VI Balongan pada tanggal 30 Juli 2021, dengan volume penyaluran gas sebesar 10 BBTUD dan selanjutnya meningkat menjadi 27 BBTUD mulai November 2021. Adapun utk volume penyaluran pada tahun 2022-2023 sebesar 30 BBTUD.
Baca Juga: Subholding Gas PGN Sinergi Pasok Kebutuhan Listrik di Pulau Seram
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Heru Setiawan menyatakan bahwa penyaluran gas ke Pertamina RU VI Balongan (Gas-In) menjadi wujud komitmen PGN selaku Subholding Gas dalam menghadirkan energi baik gas bumi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gas untuk sektor Kilang. Selain itu, juga sebagai sinergi dalam lingkup Pertamina Group, khususnya melalui Sub Holding Refinery & Petrochemical.
“Subholding Gas tengah menjalankan program gasifikasi Kilang Pertamina, salah satunya di di RU VI Balongan. Hal ini merupakan bentuk milestone positif pasca transformasi Holding Migas,” jelas Heru.
Pemanfaatan gas bumi untuk RU Balongan juga memberikan nilai tambah untuk meningkatkan utilisasi gas bumi, efisiensi biaya operasi di Kilang Pertamina karena mengurangi pemakaian energi lain sebagai bahan bakar di kilang Balongan dan pemanfaatan energi berbasis gas yang lebih ramah lingkungan.
“Guna pemenuhan kebutuhan gas RU Balongan untuk peningkatan produksi hingga kapasitas maksimal kilang, PGN akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan gas bumi dalam jangka panjang sebagaimana direncanakan dalam RJPP PGN dan sejalan dengan program transisi energi yang sedang berjalan,” ujar Heru.
Lihat Juga :