Mowilex Pastikan Keamanan Produk Cat Kayu dan Besi
Jum'at, 03 September 2021 - 22:00 WIB
loading...
Mowilex Cat Kayu & Besi formula terbaru. FOTO/dok.Mowilex
A
A
A
JAKARTA - PT Mowilex Indonesia (Mowilex) secara konsisten berinisiatif untuk memberikan solusi yang paling berkelanjutan bagi Indonesia dan konsumen. Sejak meluncurkan cat berbahan dasar air pertama buatan Indonesia pada tahun 1970, Mowilex telah melakukan inisiatif untuk menghentikan produksi cat yang mengandung timbal di atas 90 ppm pada produk Mowilex Cat Kayu & Besi tahun 2019 dan menggantinya dengan bahan pewarna organik.
Hal ini menempatkan Mowilex berada di garis terdepan pada manufaktur cat dalam upaya menghapuskan formula timbal pada cat kayu dan besi secara bertahap. Dalam sebuah acara yang dilakukan secara virtual, Presiden Direktur Mowilex Niko Safavi mengatakan, paparan timbal merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama, dan Mowilex telah menginvestasikan waktu dan sumber daya yang signifikan untuk mengatasi bahaya tersebut.
“Meskipun pandemi COVID-19 memperlambat kemajuan secara global, kami tetap berkomitmen untuk melindungi keluarga di Indonesia dan bumi ini dengan memfasilitasi penukaran produk Mowilex Cat Kayu & Besi yang diproduksi sebelum tahun 2019,” tambah Niko.
Baca Juga: Genjot Penjualan saat Ramadan, Mowilex Bagi-bagi Hadiah ke Pelanggan
Mengapa penting menghilangkan timbal? Menurut Niko, timbal adalah logam beracun yang berbahaya bagi manusia dan apabila terpapar dalam jumlah yang melebihi batas toleransi. Paparan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada tubuh hingga saraf. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa paparan timbal menelan biaya mencapai US$ 977 miliar setiap tahunnya atau setara dengan Rp14.090 triliun (kurs Rp14.422 per US$) dengan sebagian besar beban jatuh pada keluarga di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Hal ini menempatkan Mowilex berada di garis terdepan pada manufaktur cat dalam upaya menghapuskan formula timbal pada cat kayu dan besi secara bertahap. Dalam sebuah acara yang dilakukan secara virtual, Presiden Direktur Mowilex Niko Safavi mengatakan, paparan timbal merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama, dan Mowilex telah menginvestasikan waktu dan sumber daya yang signifikan untuk mengatasi bahaya tersebut.
“Meskipun pandemi COVID-19 memperlambat kemajuan secara global, kami tetap berkomitmen untuk melindungi keluarga di Indonesia dan bumi ini dengan memfasilitasi penukaran produk Mowilex Cat Kayu & Besi yang diproduksi sebelum tahun 2019,” tambah Niko.
Baca Juga: Genjot Penjualan saat Ramadan, Mowilex Bagi-bagi Hadiah ke Pelanggan
Mengapa penting menghilangkan timbal? Menurut Niko, timbal adalah logam beracun yang berbahaya bagi manusia dan apabila terpapar dalam jumlah yang melebihi batas toleransi. Paparan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada tubuh hingga saraf. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa paparan timbal menelan biaya mencapai US$ 977 miliar setiap tahunnya atau setara dengan Rp14.090 triliun (kurs Rp14.422 per US$) dengan sebagian besar beban jatuh pada keluarga di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Lihat Juga :