Fintech Wagely Beri Solusi Keuangan ke Pekerja Terdampak Pandemi

Rabu, 08 September 2021 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Tobias menambahkan untuk setiap pencairan gaji, Wagely mengenakan biaya transaksi yang terjangkau untuk dibayar karyawan tersebut berkisar hingga Rp50.000 untuk sekali penarikan tanpa ada bunga atau biaya tersembunyi apapun. Baru pada saat tanggal gajian, Wagely akan melakukan pemotongan atas gaji karyawan dengan jumlah setara dengan gaji yang telah ditarik lebih awal.

Baca Juga : Pertanda Ekonomi Mulai Berjalan, Konsumsi Listrik Sektor Industri Meningkat

Misal mereka menarik total 1 juta pada tanggal 20 bulan berjalan, maka gaji mereka akan dipotong 1 juta pada tanggal gajian akhir bulan ini. Tentunya biaya transaksi ini jauh lebih ringan dibanding bunga yang tinggi dari pinjaman online ilegal.

“Namun perlu diperhatikan, penarikan gaji lebih awal ini bisa dilakukan hingga maksimal 70% dari gaji karyawan yang bersangkutan. Hal ini adalah untuk mencegah penyalahgunaan layanan kami, maka harus tetap dikontrol, dibimbing dan diawasi. Tujuan kami selain membantu meningkatkan kesehatan dan ketahanan keuangan pekerja adalah memberi edukasi terkait manajemen keuangan yang baik. Salah satu kunci kesehatan dan ketahanan keuangan adalah bijak melakukan pengelolaan uang,” pungkas Tobias.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi lewat...
Perkuat Literasi lewat Pojok Baca di SD Muhammadiyah Worawari dan Edukasi Keuangan Bagi Mahasiswa
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Akuntabilitas Jadi Kunci...
Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech
Setoran Pajak Digital...
Setoran Pajak Digital Awal 2026 Sentuh Rp50 Triliun, Segini Kontribusi Kripto hingga Fintech
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Empat Tahun Berturut-turut,...
Empat Tahun Berturut-turut, Bibit.id Raih Penghargaan Kemenkeu
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Perang Fintech 2026...
Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara
Rekomendasi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Berita Terkini
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved