Tolak Seribuan Orang Ngemal, Pengusaha Klaim Selalu Terapkan Prokes Ketat
Senin, 13 September 2021 - 07:53 WIB
loading...
Guna mendukung pemerintah mal menerapkan prokes ketat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat evaluasi perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terdapat 1.603 orang yang masuk kategori hitam mencoba untuk melakukan aktivitas publik di pusat perbelanjaan atau mal .
Menanggapi itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menegaskan pihaknya telah mendukung pemerintah dengan menolak ribuan orang masuk ke mal karena positif Covid-19.
Baca juga: 1.464 Orang yang Positif Covid-19 Terdeteksi Coba Masuk Mal
"Ribuan orang tersebut mendapatkan notifikasi warna hitam pada saat memindai QR Code di pintu masuk pusat perbelanjaan. Berdasarkan ketentuan, notifikasi warna hitam adalah kategori yang dilarang untuk masuk ke pusat perbelanjaan,” kata Alphonzus melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (13/9/2021).
Menurutnya, penolakan ribuan orang dengan notifikasi warna hitam tersebut semakin menegaskan bahwa pusat perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, dan konsisten.
Menanggapi itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menegaskan pihaknya telah mendukung pemerintah dengan menolak ribuan orang masuk ke mal karena positif Covid-19.
Baca juga: 1.464 Orang yang Positif Covid-19 Terdeteksi Coba Masuk Mal
"Ribuan orang tersebut mendapatkan notifikasi warna hitam pada saat memindai QR Code di pintu masuk pusat perbelanjaan. Berdasarkan ketentuan, notifikasi warna hitam adalah kategori yang dilarang untuk masuk ke pusat perbelanjaan,” kata Alphonzus melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (13/9/2021).
Menurutnya, penolakan ribuan orang dengan notifikasi warna hitam tersebut semakin menegaskan bahwa pusat perbelanjaan selalu memberlakukan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, dan konsisten.
Lihat Juga :