Erick Thohir Buka-bukaan Soal Alasan Restrukturisasi Pertamina
Rabu, 15 September 2021 - 18:41 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan, alasan pemegang saham melakukan restrukturisasi PT Pertamina (Persero). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan, alasan pemegang saham melakukan restrukturisasi PT Pertamina (Persero). Proses tersebut dilakukan melalui penandatanganan sejumlah dokumen legal atau legal end-state sejak awal September 2021 lalu.
Pemegang saham mencatat proses restrukturisasi bertujuan untuk mendorong kinerja operasional enam subholding milik perseroan. Dimana, enam subholding baru itu sudah diresmikan usai penandatanganan legal end-state.
"Kalau kita lihat kemarin restrukturisasi Pertamina tidak lain untuk memastikan para subholding ini fokus, tapi cara operasional lebih efisien dan menghasilkan operasional yang excellent, itu yang kita harapkan," ujar Erick saat sesi wawancara dengan IDX Channel, Rabu (15/9/2021).
Baca Juga: Buntut Restrukturisasi Pertamina, Tugas Penyediaan dan Distribusi LPG 3 Kg Beralih
Adapun enam subholding Pertamina yang diresmikan pemegang saham adalah Upstream, Refining dan Petrochemical, Commercial and Trading, Gas, Integrated Marine Logistics, dan Power and New Renewable Energy.
Pemegang saham mencatat proses restrukturisasi bertujuan untuk mendorong kinerja operasional enam subholding milik perseroan. Dimana, enam subholding baru itu sudah diresmikan usai penandatanganan legal end-state.
"Kalau kita lihat kemarin restrukturisasi Pertamina tidak lain untuk memastikan para subholding ini fokus, tapi cara operasional lebih efisien dan menghasilkan operasional yang excellent, itu yang kita harapkan," ujar Erick saat sesi wawancara dengan IDX Channel, Rabu (15/9/2021).
Baca Juga: Buntut Restrukturisasi Pertamina, Tugas Penyediaan dan Distribusi LPG 3 Kg Beralih
Adapun enam subholding Pertamina yang diresmikan pemegang saham adalah Upstream, Refining dan Petrochemical, Commercial and Trading, Gas, Integrated Marine Logistics, dan Power and New Renewable Energy.
Lihat Juga :