Aplikasi Warung Pangan Bantu Pengusaha Hingga Petani Biar Nggak Rugi
Kamis, 16 September 2021 - 17:49 WIB
loading...
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhamad Lutfi. Foto/Dok Kemendag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengapresiasi gebrakan BUMN Klaster Pangan yang terdiri dari RNI, BGR, dan PTPN dalam membuat ekosistem digital bernama Warung Pangan.
Menurut dia, Warung Pangan bukan hanya menolong para pembeli yang hendak mencukupi kebutuhan pangannya saja melainkan dapat menolong para pelaku usaha hingga petani sekalipun.
"Warung Pangan ini memberikan nilai tambah kepada petani, pelaku usaha yang Nilai Tukar Petani (NTP)nya kadang-kadang untung dan kebanyakan ruginya. Jadi ini memberikan terobosan opsi kepada petani-petani kita untuk bisa menjual di dalam (platform Warung Pangan)," ujarnya dalam acara Peluncuran Produk Bersama Warung Pangan yang disiarkan di kanal Youtube Kementerian Perdagangan, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Erick Thohir Minta Himbara Dukung Pendanaan 47.000 Warung Pangan
Mengingat aplikasi Warung Pangan ini berbasis teknologi, Lufti mengingatkan dalam membangun ekonomi digital jangan hanya berakhir pada pembuatan aplikasi saja melainkan harus membangun inovasi teknologi agar mampu menghadapi berbagai persaingan.
Menurut dia, Warung Pangan bukan hanya menolong para pembeli yang hendak mencukupi kebutuhan pangannya saja melainkan dapat menolong para pelaku usaha hingga petani sekalipun.
"Warung Pangan ini memberikan nilai tambah kepada petani, pelaku usaha yang Nilai Tukar Petani (NTP)nya kadang-kadang untung dan kebanyakan ruginya. Jadi ini memberikan terobosan opsi kepada petani-petani kita untuk bisa menjual di dalam (platform Warung Pangan)," ujarnya dalam acara Peluncuran Produk Bersama Warung Pangan yang disiarkan di kanal Youtube Kementerian Perdagangan, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: Erick Thohir Minta Himbara Dukung Pendanaan 47.000 Warung Pangan
Mengingat aplikasi Warung Pangan ini berbasis teknologi, Lufti mengingatkan dalam membangun ekonomi digital jangan hanya berakhir pada pembuatan aplikasi saja melainkan harus membangun inovasi teknologi agar mampu menghadapi berbagai persaingan.
Lihat Juga :