PT. Cipta Makmur Sentausa Rutin Ekspor Bawang Merah ke Thailand

loading...
PT. Cipta Makmur Sentausa Rutin Ekspor Bawang Merah ke Thailand
Para pekerja menjahit karung berisi bawang merah yang siap diekspor ke Thailand.
JAKARTA - PT. Cipta Makmur Sentausa rutin melakukan ekspor bawang merah ke Thailand. Bawang yang diekspor tersebut berasal dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Direktur PT. Cipta Makmur Sentausa Sri Puji Wantik mengatakan ekspor bawang merah ini dilakukan PT. Putra Santoso Maju Group yang berasal dari PT. Cipta Makmur Sentausa. Pada pengapalan pertama memberangkat dua kontainer atau sebanyak 55,2 ton bawang merah asal Probolinggo ke Thailand.

(Baca juga:Jaga Harga, Wamendag Resmikan Gudang SRG Bawang Merah di Brebes)

Pengapalan kedua dilakukan langsung oleh PT. Cipta Makmur Sentausa dengan memberangkatkan dua kontainer atau sebanyak 55,2 ton bawang merah juga ke Thailand. “Shipment ketiga tanggal 20 September 2021 memberangkatkan dua kontainer atau sebanyak 55,2 ton bawang merah di mana barang saat ini dalam proses stuffing dan pengecekan dari Balai Besar Karantina Surabaya,” kata Sri Puji Wantik dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/9/2021).



Dan minggu selanjutnya, kata Sri Puji, pihaknya akan mengekspor bawang merah asal Probolinggo sebanyak 2 sampai 4 kontainer apabila ketersedian bawang merah di petani mencukupi dan harganya sudah turun.

(Baca juga:Lewat Revitalisasi SRG Pemerintah Inginkan Harga Bawang Merah Stabil)

Menurut Sri Puji, PT. Cipta Makmur Sentausa secara rutin setiap tahun mengekspor bawang merah ke mancanegara, terutama ke negara-negara Asia. Hal ini tidak lepas dari kerja keras Balai Besar Karantina Surabaya dan Pemerintah Daerah yang berhasil menjaga produksi pertanian di tengah pandemi Covid-19.

Sri Puji mengatakan bawang merah asal Kabupaten Probolinggo ini patut mendapat apresiasi pemerintah. Sebab bawang merah hasil produksi petani Probolinggo sangat diminati di mancanegara, khususnya Thailand.

(Baca juga:Program Layanan Petik Bawang Merah Bikin Petani Lebih Produktif dan Hemat)

“Saya berkomitmen akan terus meningkatkan ekspor bawang merah produksi petani Probolinggo agar harga tidak jatuh ketika musim panen,” kata Sri Puji.



Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDIP Waras Krisdiono mengapresiasi petani Probolinggo karena sudah mulai berkembang dalam sektor ekonomi. “Hal ini bisa menjadi percontohan bagi daerah maupun pusat untuk dijadikan acuan,” katanya.
(dar)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top