Transformasi Bisnis, Waskita Tak Lagi Jadi Pemain Utama Bisnis Jalan Tol
Selasa, 21 September 2021 - 07:26 WIB
loading...
Waskita Karya menargetkan dapat melakukan divestasi terhadap lima ruas jalan tol yang dimiliki. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berencana melakukan transformasi bisnis usai merampungkan program penyehatan keuangan Perseroan. Salah satu proses yang dijalankan adalah melalui divestasi aset jalan tol.
Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengatakan, divestasi aset masih terus dilakukan hingga saat ini. Terkini, Perseroan saat ini sedang melakukan proses transaksi untuk ruas Jalan Tol Cibitung-Tanjung Priok dengan PT Pelabuhan Indonesia II.
"Mudah-mudahan bulan depan, Oktober, bisa selesai transaksinya. Bisa dilaksanakan di Oktober ini," ujarnya dalam video conference, dikutip Selasa (21/9/2021).
Baca juga: 21 Bank Sepakati Restrukturisasi Utang Waskita Karya Rp29,2 Triliun
Selain ruas jalan tol tersebut, saat ini ruas Jalan Tol Cimanggis-Cibitung tengah melalui proses due diligence. Diperkirakan proses ini akan selesai pada tahun ini meskipun sudah di luar rencana divestasi tahun 2021. "Semoga ini bisa berhasil karena kami harus cepat proses divestasi ini supaya beban bunga yang ditanggung Waskita tidak semakin besar," tuturnya.
Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengatakan, divestasi aset masih terus dilakukan hingga saat ini. Terkini, Perseroan saat ini sedang melakukan proses transaksi untuk ruas Jalan Tol Cibitung-Tanjung Priok dengan PT Pelabuhan Indonesia II.
"Mudah-mudahan bulan depan, Oktober, bisa selesai transaksinya. Bisa dilaksanakan di Oktober ini," ujarnya dalam video conference, dikutip Selasa (21/9/2021).
Baca juga: 21 Bank Sepakati Restrukturisasi Utang Waskita Karya Rp29,2 Triliun
Selain ruas jalan tol tersebut, saat ini ruas Jalan Tol Cimanggis-Cibitung tengah melalui proses due diligence. Diperkirakan proses ini akan selesai pada tahun ini meskipun sudah di luar rencana divestasi tahun 2021. "Semoga ini bisa berhasil karena kami harus cepat proses divestasi ini supaya beban bunga yang ditanggung Waskita tidak semakin besar," tuturnya.
Lihat Juga :