Xi Jinping Bikin Geger: Stop Bangun PLTU di Luar Negeri, Berdampak ke RI?

Kamis, 23 September 2021 - 11:24 WIB
loading...
A A A
Sejatinya, langkah China mengubah haluannya dari pembangkit listrik batu bara sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Xi pernah mengeluarkan pernyataan terkait konsumsi batu bara dan pembangkit listrik berpolusi.

April lalu Presiden Xi Jinping mengatakan akan mulai mengurangi konsumsi batu bara pada 2026, dan sepenuhnya berhenti pada 2050. Pernyataan itu langsung ditindaklanjuti oleh Industrial and Commercial Bank of Cina (ICBC), salah satu bank terbesar di China yang selama ini menjadi penyokong utama investasi energi batu bara.

Berbicara pada Pertemuan Musim Semi Forum Keuangan Internasional di Beijing pada 29 Mei, Kepala Ekonom ICBC Zhou Yueqiu mengatakan banknya akan membuat peta jalan dan garis waktu untuk penarikan bertahap pembiayaan batu bara.

Pernyataan Xi Jinping tentu saja menimbulkan reaksi "menggembirakan" sejumlah pihak. Salah satunya Alok Sharma, Ketua Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa COP26 yang akan diadakan di Skotlandia bulan depan.

"Saya menyambut baik komitmen Presiden Xi untuk berhenti membangun proyek batu bara baru di luar negeri (yang menjadi) topik utama diskusi saya selama kunjungan ke China," kata Alok Sharma lewat akun Twitter-nya.

Keputusan Xi Jinping juga akan mengubah peta investasi global terkait pengurangan emisi karbon. Janji China itu dapat mengurangi investasi sebesar USD50 miliar untuk memangkas emisi karbon di masa depan.

Tak pelak, janji Xi Jinping itu akan berdampak pada harga batu bara secara jangka panjang. Shirley Zhang, analis utama Wood Mackenzie, mengatakan keputusan China itu dapat memengaruhi permintaan dan pasokan di seaborne market dan menekan harga jangka panjang.

Bahkan dampaknya terhadap Indonesia bisa lebih spesifik lagi. Menurut Zhang, proyek yang tidak berkomitmen secara finansial dan sangat bergantung pada investasi asing akan terdampak secara khusus.

"Asumsi kami atas 29 GW proyek batu bara generik di Indonesia setelah 2025 dapat berisiko karena janji China itu, sehingga memaksa lebih banyak pasokan batu bara Indonesia ke pasar ekspor," kata Zhang dikutip dari Woodmac.com.

Janji Xi Jinping jelas menjadi sentimen buruk atas harga batu bara dunia. Pasalnya, di dalam negeri sendiri China juga mengurangi rencana pembangunan pembangkit listrik batu baranya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Ekspor Sawit hingga...
Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Purbaya Incar Windfall...
Purbaya Incar Windfall Tax dari Nikel dan Bea Keluar Batu Bara
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved