China Mulai Berubah: Bagaimana Regulasi Ketat Beijing Berdampak ke Bisnis
Kamis, 30 September 2021 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Langkah-langkah ini, tentu saja memiliki dampak besar pada ekonomi dan masyarakat China, dan efeknya juga dirasakan di seluruh dunia. China sendiri telah lama dipandang sebagai pabrik dunia, serta mesin utama pertumbuhan ekonomi global. Sekarang, ketidakpastian seputar regulasi bisnis di China membuat sulit bagi perusahaan dari luar negeri untuk membuat keputusan tentang investasi potensial.
Meski begitu ada angle lain untuk melihat pergolakan jangka pendek karena aturan baru, dimana kerangka peraturan yang diracik ulang bakal menghilangkan ketidakpastian jangka panjang. Agaknya, inilah cara pemerintah China memandangnya.
Menghancurkan Kerajaan Bisnis Jack Ma
Bahkan sebelum langkah penuh Xi Jinping membentuk kembali ekonomi China bergulir dengan kebijakan kemakmuran bersama. Beijing sudah melepaskan kejutan. Kurang dari setahun yang lalu, Jack Ma, pendiri multi-miliarder Alibaba yang dikenal karena penampilan flamboyan di acara-acara perusahaan yang mempesona sempat menghilang.
Baca Juga: Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China Jadi 8,5%
Ant Group sedang menyiapkan IPO, afiliasi keuangan Alibaba dan pemilik platform pembayaran digital terbesar di China Alipay, diyakini bakal meraup USD34,4 miliar. Jika berjalan lancar, hal itu bakal membuat Jack Ma menjadi orang terkaya di Asia. Tetapi kemudian dia membuat pidato kontroversial yang mengkritik sistem keuangan China.
Dalam beberapa hari setelahnya, rencana penjualan saham dibatalkan dan Jack Mal tidak terlihat lagi di depan umum sampai Januari tahun berikutnya. Sejak itu Alibaba dihukum denda USD2,8 miliar setelah penyelidikan menemukan bahwa mereka telah menyalahgunakan posisinya di dalam pasar selama bertahun-tahun. Ant juga telah mengumumkan rencana restrukturisasi drastis untuk bisnisnya.
Bantahan China
Meski begitu ada angle lain untuk melihat pergolakan jangka pendek karena aturan baru, dimana kerangka peraturan yang diracik ulang bakal menghilangkan ketidakpastian jangka panjang. Agaknya, inilah cara pemerintah China memandangnya.
Menghancurkan Kerajaan Bisnis Jack Ma
Bahkan sebelum langkah penuh Xi Jinping membentuk kembali ekonomi China bergulir dengan kebijakan kemakmuran bersama. Beijing sudah melepaskan kejutan. Kurang dari setahun yang lalu, Jack Ma, pendiri multi-miliarder Alibaba yang dikenal karena penampilan flamboyan di acara-acara perusahaan yang mempesona sempat menghilang.
Baca Juga: Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China Jadi 8,5%
Ant Group sedang menyiapkan IPO, afiliasi keuangan Alibaba dan pemilik platform pembayaran digital terbesar di China Alipay, diyakini bakal meraup USD34,4 miliar. Jika berjalan lancar, hal itu bakal membuat Jack Ma menjadi orang terkaya di Asia. Tetapi kemudian dia membuat pidato kontroversial yang mengkritik sistem keuangan China.
Dalam beberapa hari setelahnya, rencana penjualan saham dibatalkan dan Jack Mal tidak terlihat lagi di depan umum sampai Januari tahun berikutnya. Sejak itu Alibaba dihukum denda USD2,8 miliar setelah penyelidikan menemukan bahwa mereka telah menyalahgunakan posisinya di dalam pasar selama bertahun-tahun. Ant juga telah mengumumkan rencana restrukturisasi drastis untuk bisnisnya.
Bantahan China
Lihat Juga :