Rogoh Rp413 Juta, Raja Batu Bara Low Tuck Kwong Borong Lagi Saham BYAN
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: IATA Masuk Bisnis Energi, Rencanakan Akuisisi Perusahaan Tambang Batu Bara
Sebagai catatan, pada hari ini saham BYAN ditutup di zona merah, turun 50 poin atau 0,18% ke Rp28.400 per saham. Adapun, sahamnya hari ini bergerak di kisaran 28.350 – 28.575.
Sementara itu, manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.
Sebagai catatan, pada hari ini saham BYAN ditutup di zona merah, turun 50 poin atau 0,18% ke Rp28.400 per saham. Adapun, sahamnya hari ini bergerak di kisaran 28.350 – 28.575.
Sementara itu, manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.
(ind)
Lihat Juga :