Pinjol Ilegal Mencekik Rakyat, Jokowi Kumpulkan Menteri hingga Kapolri
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:55 WIB
loading...
Pinjaman online (pinjol) ilegal yang semakin meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius Presiden Jokowi. Bahkan hari ini, Presiden kumpulkan jajaran menteri terkait hingga kapolri. Foto.Dok
A
A
A
JAKARTA - Pinjaman online ( pinjol ) ilegal yang semakin meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan hari ini, Presiden Jokowi kumpulkan jajaran menteri terkait dalam rapat internal yang membahas tentang pemberantasan pinjol ilegal .
Rapat internal tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/10/2021). Rapat ini turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Jaringan Sindikat Pinjol di 7 Wilayah Ibu Kota
Kemudian, hadir pula Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso.
"Tadi dalam rapat internal bersama bapak Presiden dibahas, dibicarakan secara khusus terkait dengan tata kelola pinjaman online," ucap Menkominfo Johnny G. Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Johnny, Presiden Jokowi ingin tata kelola pinjol betul-betul diperhatikan mengingat ada lebih dari 68 juta masyarakat Indonesia yang telah memiliki akun financial technology (fintech) ini. Sementara itu perputaran omset pinjol mencapai Rp260 triliun.
Kendati demikian, Johnny mengungkap bahwa Presiden melihat ada masalah, di mana ada pinjol 'mencekik' masyarakat dengan bunga tinggi dan melakukan penagihan pakai cara tidak patut.
Rapat internal tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/10/2021). Rapat ini turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Jaringan Sindikat Pinjol di 7 Wilayah Ibu Kota
Kemudian, hadir pula Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso.
"Tadi dalam rapat internal bersama bapak Presiden dibahas, dibicarakan secara khusus terkait dengan tata kelola pinjaman online," ucap Menkominfo Johnny G. Plate di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurut Johnny, Presiden Jokowi ingin tata kelola pinjol betul-betul diperhatikan mengingat ada lebih dari 68 juta masyarakat Indonesia yang telah memiliki akun financial technology (fintech) ini. Sementara itu perputaran omset pinjol mencapai Rp260 triliun.
Kendati demikian, Johnny mengungkap bahwa Presiden melihat ada masalah, di mana ada pinjol 'mencekik' masyarakat dengan bunga tinggi dan melakukan penagihan pakai cara tidak patut.
Lihat Juga :