Kunjungi Desa Adat Sade, Menko Airlangga Terpukau dengan Kain Tenun
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 15:39 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto terpukau dengan kain tenun hasil perajin di Desa Wisata Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto/Dok
A
A
A
LOMBOK TENGAH - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto terpukau dengan kain tenun hasil perajin di Desa Wisata Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Airlangga juga mengapresiasi antusiasme pelaku UMKM untuk ikut andil dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan World Superbike (WSBK) di Mandalika International Street Circuit.
"Semangat para pengrajin di Lombok ini, patut kita apresiasi. Mereka bangkit di tengah situasi pandemi dan tetap membuat karya terbaik yang dapat menggerakkan perekonomian di Nusa Tenggara Barat tentunya,” ujar Menko Airlangga yang didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Baca Juga: Sempat Mati Suri, Perajin Tenun Semangat Sambut Superbike Mandalika
Sebelum meninjau langsung persiapan WSBK di Mandalika International Street Circuit, Airlangga mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) dalam membuat merchandise WSBK di Desa Wisata Sade.
Di desa tersebut, Menko Airlangga juga singgah di salah satu kios pengrajin di desa tersebut melihat hasil karya masyarakat Desa Sade berupa kain tenun khas Lombok. Menko Airlangga tertarik dengan beberapa kain yang berwarna hijau kuning cerah dan hitam bermotif kotak dan langsung membeli kain tenun yang dipilihnya.
"Proses pembuatannya tenun khas lombok ini masih tradisional menggunakan bahan alami dari benang kapas dan pewarnanya dari alam. Semuanya dari sumber daya alam kita. Ini saya beli dua ya Bu," ujar Menko Airlangga.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelaku UMKM mutiara khas Lombok, Yudi (47 tahun) mengatakan optimis event World Superbike Mandalika nanti memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat khususnya pengrajin cinderamata khas Lombok di Desa Sasak Sade.
"Semangat para pengrajin di Lombok ini, patut kita apresiasi. Mereka bangkit di tengah situasi pandemi dan tetap membuat karya terbaik yang dapat menggerakkan perekonomian di Nusa Tenggara Barat tentunya,” ujar Menko Airlangga yang didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Baca Juga: Sempat Mati Suri, Perajin Tenun Semangat Sambut Superbike Mandalika
Sebelum meninjau langsung persiapan WSBK di Mandalika International Street Circuit, Airlangga mengunjungi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) dalam membuat merchandise WSBK di Desa Wisata Sade.
Di desa tersebut, Menko Airlangga juga singgah di salah satu kios pengrajin di desa tersebut melihat hasil karya masyarakat Desa Sade berupa kain tenun khas Lombok. Menko Airlangga tertarik dengan beberapa kain yang berwarna hijau kuning cerah dan hitam bermotif kotak dan langsung membeli kain tenun yang dipilihnya.
"Proses pembuatannya tenun khas lombok ini masih tradisional menggunakan bahan alami dari benang kapas dan pewarnanya dari alam. Semuanya dari sumber daya alam kita. Ini saya beli dua ya Bu," ujar Menko Airlangga.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu pelaku UMKM mutiara khas Lombok, Yudi (47 tahun) mengatakan optimis event World Superbike Mandalika nanti memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat khususnya pengrajin cinderamata khas Lombok di Desa Sasak Sade.
Lihat Juga :