Praktik Perdagangan China Mendapat Kecaman Keras

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Pada tinjauan WTO di Jenewa, Australia mengatakan China telah mendapat banyak manfaat sejak bergabung dengan WTO. Tetapi Aussie berpendapat, sebaliknya China tidak bertindak adil.

Dalam 18 bulan terakhir, China telah memberlakukan pembatasan pada banyak ekspor Australia termasuk barley, batu bara, gula, anggur hingga daging sapi.

"China telah tidak mengikuti aturan dan norma perdagangan global dengan terlibat dalam praktik yang tidak konsisten dengan komitmen WTO-nya," kata pemerintah Australia dalam sebuah pernyataan.

"Dengan merusak aturan perdagangan yang disepakati, China juga merusak sistem perdagangan multilateral yang diandalkan semua anggota WTO," sambungnya.

Ketegangan antara Australia dan China telah mencapai level terendah dalam beberapa dekade. Sebagian besar dipicu oleh Australia yang menyerukan penyelidikan internasional tentang asal-usul pandemi virus corona.

Amerika Serikat juga kritis. Charge d'affaires, David Bisbee mencantumkan apa yang disebutnya sebagai praktik perdagangan tidak adil China. Termasuk perlakuan istimewa untuk perusahaan negara, pembatasan data, penegakan hak kekayaan intelektual dan pencurian cyber yang dinilai belum memadai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Ide Purbaya Pajaki Kapal...
Ide Purbaya Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka, Mirip Hormuz
AS Blokade Total Selat...
AS Blokade Total Selat Hormuz, Perdagangan Iran via Laut Diklaim Lumpuh 36 Jam
BRICS Makin Solid, Perdagangan...
BRICS Makin Solid, Perdagangan China-India Cetak Rekor Rp2.623 Triliun
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Transformasi Perdagangan...
Transformasi Perdagangan Berbasis Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Nasional
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Prabowo: 70% Energi...
Prabowo: 70% Energi Asia Timur dan Perdagangan Dunia lewat Laut Indonesia
Prabowo Kunjungi Jepang...
Prabowo Kunjungi Jepang untuk Perkuat Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan
Rekomendasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved