Skema Ini Diklaim Bisa Selamatkan Nilai Investasi Nasabah Gagal Bayar

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:35 WIB
loading...
Skema Ini Diklaim Bisa...
Dua founder dari Phoenix Global Investment, Dylan Nathanael dan Kash Topan menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan skema penyelamatan terhadap puluhan ribu nasabah gagal bayar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Maraknya investasi macet dan gagal bayar , berimplikasi terhadap kurangnya minat puluhan ribu investor dalam berinvestasi di Indonesia dalam 2 tahun terakhir. Puluhan perusahaan investasi dengan total Rp150 triliun nilai investasi yang macet atau gagal bayar, menurunkan kepercayaan puluhan ribu kreditur terhadap iklim Investasi di negara ini.

Dua founder dari Phoenix Global Investment, Dylan Nathanael dan Kash Topan menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan skema penyelamatan terhadap puluhan ribu nasabah gagal bayar atau yang dana investasinya macet di berbagai perusahaan investasi.

Baca Juga: Utang Diam-diam dari China Senilai Rp266 Triliun Berpotensi Gagal Bayar

Skema penyelamatan tersebut dinamai “Golden Cross Development” dimana nilai kredit macet atau nilai investasi gagal bayar akan dikonversi menjadi development yang akan menyelamatkan nilai investasi puluhan ribu nasabah dari puluhan perusahaan investasi di Indonesia.

“Phoenix Global hadir sebagai solusi bagi ribuan nasabah dari berbagai perusahaan investasi yang produk investasinya terkendala atau gagal bayar dalam 2 tahun terakhir.” ujar Kash Topan kepada awak media, Jumat (22/10/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
Insentif Daerah dan...
Insentif Daerah dan Relaksasi Regulasi Momentum Percepatan Swasta Investasi SPKLU
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Keuangan, Didimax Tawarkan Edukasi Trading Forex Gratis
60 Persen Investasi...
60 Persen Investasi di Indonesia Datangkan Cuan, Airlangga Ungkap Pembeda dengan Negara Lain
Sinyal Bahaya APBN!...
Sinyal Bahaya APBN! Rasio Utang RI Lampaui Batas Aman IMF, Ekonom Ingatkan Risiko Gagal Bayar?
HIPMI Dorong Kepastian...
HIPMI Dorong Kepastian Ekosistem Usaha di Tengah Tekanan Global
Pengamat: Harmonisasi...
Pengamat: Harmonisasi Aturan Dibutuhkan untuk Jaga Daya Tarik Tanjung Sauh
ASEAN Impact Investment...
ASEAN Impact Investment Forum, Wagub DKI Komitmen Permudah Inovasi dan Investasi
Kebijakan Presiden Prabowo...
Kebijakan Presiden Prabowo Dinilai Percepat Investasi Swasta dan Internasional
Rekomendasi
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Bukti Transparansi,...
Bukti Transparansi, Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved