Tragisnya Elizabeth Holmes: Mantan Perempuan Termuda Terkaya di Dunia, Kini Jadi Pesakitan

Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:32 WIB
loading...
Tragisnya Elizabeth...
Elizabeth Holmes, pendiri Theranos, yang diduga melakukan penipuan investasi. Foto/BBC
A A A
JAKARTA - Persidangan kasus Elizabeth Holmes, pendiri Theranos (sebuah perusahaan perawatan kesehatan ), yang diduga melakukan penipuan kepada sejumlah investor memasuki babak baru. Betsy Devos, mantan Menteri Pendidikan AS , menyatakan bahwa dirinya diberi informasi palsu sebelum menginvestasikan dana sebesar USD100 juta atau sekitar Rp1,42 triliun (kurs Rp14.200).

Theranos sendiri sudah dibubarkan pada 2018 gara-gara dugaan kasus pengujian darah yang "sakti". Maksudnya, hanya dengan menguji beberapa tetes dari darah yang diambil dari tusukan jari, segala jenis penyakit bisa diketahui.

Baca juga: Erdogan Akan Temui Biden di Glasgow, Bahas Perselisihan Jet Siluman F-35

Seperti dilansir BBC, Kamis (28/10/2021), kesaksian Devos tadi disampaikan dalam persidangan Holmes atas dakwaan berbohong kepada investor dan pasien tentang teknologi pengujian darah yang dimiliki Theranos.

Devos adalah salah satu dari beberapa orang terkenal yang diduga ditipu oleh perusahaan Holmes. Selain Devos, Henry Kissinger sampai Rupert Murdoch juga disebut-sebut ikut berinvestasi di Thernos.

Seperti diketahui, Betsy Devos berasal dari salah satu keluarga terkaya di Amerika. Ayahnya merupakan pendiri Prince Corp, penyuplai suku cadang mobil di Michigan. Saudaranya, Erik Prince, merupakan pendiri perusahaan keamanan Academi. Suami Devos merupakan ahli waris dan mantan CEO Amway, yang menjual perlengkapan rumah tangga dan barang-barang pribadi.

Sementara itu, Lisa Peterson, perwakilan dari kantor investasi keluarga DeVos, mengatakan kepada pengadilan San Jose (Selasa 26/10/2021) bahwa dia telah diminta untuk mengeksplorasi investasi potensial di Theranos pada tahun 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved