Harga Tes PCR Turun Rp275 Ribu, Bisnis Lab dan Klinik Tetap Untung
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 07:59 WIB
loading...
Pemerintah menurunkan harga tes PCR turun hingga Rp275 ribu di Jawa Bali dan Rp300 ribu di luar Jawa Bali. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Randy Teguh menyatakan meskipun harga tes PCR turun hingga Rp275 ribu di Jawa Bali dan Rp300 ribu di luar Jawa Bali usaha jasa klinik dan laboratorium PCR tetap masih mendapatkan keuntungan.
"Meski harga turun masih diuntungkan. Tidak hanya distributor, tapi juga dari pengelola dari klinik atau lab yang menyediakan jasa tersebut," kata Randy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/10/2021).
Baca Juga: Jokowi Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp275 Ribu, Siapa Untung Siapa Buntung?
Menurut dia harga yang ditetapkan untuk PCR mencakup pembayaran alat tes atau reagen, swab stick, APD, masker penutup kepala, biaya gaji nakes, listrik dan biaya operasional pokok termasuk biaya jasa dokter.
"Selama ini tarif tes PCR yang dibayar masyarakat bukan hanya mencakup harga dari alat tesnya melainkan termasuk biaya alat pelindungi diri (APD) dari perawat atau petugas laboratorium yang mengambil sampel, biaya swab stick, alat pelindung diri (APD), biaya jasa dokter, dan sebagainya," ungkapnya.
"Meski harga turun masih diuntungkan. Tidak hanya distributor, tapi juga dari pengelola dari klinik atau lab yang menyediakan jasa tersebut," kata Randy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/10/2021).
Baca Juga: Jokowi Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp275 Ribu, Siapa Untung Siapa Buntung?
Menurut dia harga yang ditetapkan untuk PCR mencakup pembayaran alat tes atau reagen, swab stick, APD, masker penutup kepala, biaya gaji nakes, listrik dan biaya operasional pokok termasuk biaya jasa dokter.
"Selama ini tarif tes PCR yang dibayar masyarakat bukan hanya mencakup harga dari alat tesnya melainkan termasuk biaya alat pelindungi diri (APD) dari perawat atau petugas laboratorium yang mengambil sampel, biaya swab stick, alat pelindung diri (APD), biaya jasa dokter, dan sebagainya," ungkapnya.
Lihat Juga :