Realisasi Bansos Capai Rp123 Triliun per 5 November
Senin, 08 November 2021 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu untuk Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,31 triliun atau 75,6% dari pagu Rp18,94 triliun, dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 45,3% atau Rp26,18 triliun.
Baca juga: Salah Data, Ada Nakes yang Dapat Kelebihan Bayar hingga Rp50 Juta
Sementara itu untuk klaster Program Prioritas realisasinya Rp72,59 triliun atau 61,6%, serta klaster dukungan UMKM dan korporasi realisasinya Rp63,45 triliun atau 39,1%. "Sedangkan insentif usaha realisasinya mencapai Rp61,17 triliun atau 97,4%," sebutnya.
Lebih lanjut, Airlangga menambahkan, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2021.
Dengan momentum perekonomian yang masih dalam jalur positif dan terus membaik, kata dia, pemerintah optimistis perekonomian nasional akan mencatatkan pertumbuhan 3,7%-4,0% yoy selama tahun 2021. "Dan pada tahun 2022 diproyeksikan akan tumbuh 5,2% yoy. Hal ini sejalan dengan proyeksi dari berbagai lembaga internasional,” pungkasnya.
Baca juga: Salah Data, Ada Nakes yang Dapat Kelebihan Bayar hingga Rp50 Juta
Sementara itu untuk klaster Program Prioritas realisasinya Rp72,59 triliun atau 61,6%, serta klaster dukungan UMKM dan korporasi realisasinya Rp63,45 triliun atau 39,1%. "Sedangkan insentif usaha realisasinya mencapai Rp61,17 triliun atau 97,4%," sebutnya.
Lebih lanjut, Airlangga menambahkan, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,51% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2021.
Dengan momentum perekonomian yang masih dalam jalur positif dan terus membaik, kata dia, pemerintah optimistis perekonomian nasional akan mencatatkan pertumbuhan 3,7%-4,0% yoy selama tahun 2021. "Dan pada tahun 2022 diproyeksikan akan tumbuh 5,2% yoy. Hal ini sejalan dengan proyeksi dari berbagai lembaga internasional,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :