Ah Keren! Cewek Cantik Ini Andalkan Medsos Kembangkan Bisnis Becaknya
Jum'at, 12 November 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Lalu bagaimana Jaime memberi tahu orang-orang bahwa Becak Nanas sedang merekrut atau menawarkan iklan digital? Jawabnya, media sosial.
“(Dengan medsos) Saya bisa memukul setiap pasar,” katanya. “Jika Anda sedang mencari pekerjaan, mencari iklan, mencari sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan atau Anda hanya perlu tumpangan, saya bisa menggunakan media sosial.”
Belakangan, dengan bisnis yang berkembang pesat, Jaime tiba-tiba mendapati dirinya "kekurangan waktu" untuk menggunakan media sosial sebagai alat untuk membantu meningkatkan penjualan.
Baca juga: Perjuangan Si Kembar Hitam Manis: Dari Penjual Bola Golf Bekas hingga Punya Unicorn Rp17 Triliun
"Ketika Anda pertama kali memulai bisnis, Anda seperti (berkata), 'Saya seorang pengusaha, saya bisa melakukan semuanya sendiri,'" kata Jaime. “Dan pada titik tertentu, sebagai pemilik bisnis, Anda dapat belajar mendelegasikan dan menyadari, saya tidak harus menjadi seorang profesional dengan ini, saya dapat mempekerjakan seseorang.”
Dia benar-benar mendelegasikan perkara medosnya ke pihak lain. Maret lalu, Jaime menyewa perusahaan manajemen media sosial lokal, Honeypot, untuk mengambil alih akunnya. Secara keseluruhan, Jaime mengatakan mengalihdayakan manajemen media sosialnya setara dengan sekitar 10% dari anggaran.
"Menurut saya itu adalah salah satu cara terbaik yang pernah saya lakukan untuk perusahaan," katanya. “Itu benar-benar pengubah permainan.”
“(Dengan medsos) Saya bisa memukul setiap pasar,” katanya. “Jika Anda sedang mencari pekerjaan, mencari iklan, mencari sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan atau Anda hanya perlu tumpangan, saya bisa menggunakan media sosial.”
Belakangan, dengan bisnis yang berkembang pesat, Jaime tiba-tiba mendapati dirinya "kekurangan waktu" untuk menggunakan media sosial sebagai alat untuk membantu meningkatkan penjualan.
Baca juga: Perjuangan Si Kembar Hitam Manis: Dari Penjual Bola Golf Bekas hingga Punya Unicorn Rp17 Triliun
"Ketika Anda pertama kali memulai bisnis, Anda seperti (berkata), 'Saya seorang pengusaha, saya bisa melakukan semuanya sendiri,'" kata Jaime. “Dan pada titik tertentu, sebagai pemilik bisnis, Anda dapat belajar mendelegasikan dan menyadari, saya tidak harus menjadi seorang profesional dengan ini, saya dapat mempekerjakan seseorang.”
Dia benar-benar mendelegasikan perkara medosnya ke pihak lain. Maret lalu, Jaime menyewa perusahaan manajemen media sosial lokal, Honeypot, untuk mengambil alih akunnya. Secara keseluruhan, Jaime mengatakan mengalihdayakan manajemen media sosialnya setara dengan sekitar 10% dari anggaran.
"Menurut saya itu adalah salah satu cara terbaik yang pernah saya lakukan untuk perusahaan," katanya. “Itu benar-benar pengubah permainan.”
(uka)
Lihat Juga :