Isu Reshuffle Mencuat, Erick Thohir: Jadi Pengusaha Nikmat

Rabu, 24 November 2021 - 21:32 WIB
Isu Reshuffle Mencuat, Erick Thohir: Jadi Pengusaha Nikmat
Erick Thohir menyatakan menteri sebagai pembantu presiden harus siap dicopot. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Isu reshuffle atau perombakan jajaran menteri dan wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju semakin mencuat akhir-akhir ini. Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, menteri sebagai pembantu presiden harus siap dicopot.

Erick mengaku belum mengetahui apakah dirinya akan tetap menakhodai Kementerian BUMN hingga berakhirnya periodesasi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada 2024 mendatang.

Baca juga: Isu Reshuffle pada Rabu Pon, Faldo: di Kantor Tidak Ada Kalender Jawa

"Yang namanya pembantu Presiden itu siap diangkat, siap dicopot. Ini belum tentu saya selesai (menjabat) Menteri BUMN. Bisa saja saya dicopot, apalagi (jika) saya melakukan tindak pidana, ya mohon maaf, ada risikonya," ujar Erick, Rabu (24/11/2021).



Erick menyatakan dirinya akan kembali menjadi pengusaha bila masa jabatan sebagai Menteri BUMN sudah berakhir. Pernyataan itu sekaligus mengkonfirmasi isu dirinya akan maju sebagai Calon Presiden di pesta demokrasi 2024 nanti.

Meski tak mengelak banyak tugas besar yang dilakukan saat menjadi pejabat negara, Erick memandang kenikmatan yang dirasakan justru saat menjadi seorang pengusaha.

"Kembali ke masyarakat, jadi pengusaha, sesuatu yang nikmat lho. Jadi pengusaha ya, satu, atur diri dia sendiri. Cari uang gak ada yang maki-maki," katanya.

Baca juga: Spanyol Tanpa Nadal di Piala Davis 2021, Petenis Remaja Carlos Alcaraz Jadi Andalan

Dia juga mengaku banyak pelajaran yang didapat sejak menjadi Menteri BUMN. Khususnya, melakukan tugas besar dalam menangani pandemi Covid-19.

"Yang menarik, yang saya pelajari selama dua tahun ini ketika saya menjadi pejabat ada nikmatnya. Saya gak boleh bilang semuanya berat gitu, tapi saat Covid-19 itu ngerasain, bagaimana kita bisa melakukan sesuatu yang besar," tutur dia.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2302 seconds (11.210#12.26)