Lakukan Kunjungan, Bea Cukai Pantau Kesiapan Ekspor di Bitung dan Ambon

Jum'at, 26 November 2021 - 18:04 WIB
loading...
A A A
Kunjungan di Bitung ditutup dengan tinjauan progres pembangunan PT Futai Sulawesi Utara, perusahaan penerima fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung yang bergerak di bidang produksi kertas dan plastik.

“Kunjungan ini untuk memonitor progres pembangunan perusahaan serta kesiapan untuk melakukan produksi pada tahun 2022. PT Futasi Sulawesi Utara menjelaskan bahwa pembangunan saat ini sudah 50 persen, namun mengalami kendala terkait pemasukan tenaga kerja asing yang diperlukan untuk instalasi mesin,” ujar Firman.

Sementara di Ambon, Humas Bea Cukai Ambon melakukan kunjungan ke PT Parshu Indonesia di Seram, Maluku, Kamis (25/11/2021) untuk memberikan asistensi dan melihat langsung proses pembersihan getah damar sebelum dipacking untuk persiapan ekspor kedua PT Parshu Indonesia.

“Ini adalah tindak lanjut Bea Cukai Ambon, setelah 2 minggu lalu tim dukung ekspor memantau persediaan damar, kali ini untuk persiapan ekspor kedua Desember nanti, tim Humas Bea Cukai Ambon segera melakukan asistensi demi ekspor yang berkelanjutan,” kata Firman.

Dia berhrapan berbagai kunjungan ini memberikan dampak positif bagi perusahaan. Pihaknya akan selalu terbuka menerima masukan, "Sebaliknya kami siap memberikan masukan kepada perusahaan. Tentu demi tercapainya pelayanan kami yang optimal, sehingga mampu meningkatkan produksi perusahaan khususnya dan menignkatkan ekspor Nasional secara umum,” pungkas Firman. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Rekomendasi
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved