Siap-siap! Ngutang dari Perusahaan yang Belum Go Green Akan Dipersulit

Senin, 06 Desember 2021 - 14:14 WIB
loading...
Siap-siap! Ngutang dari...
OJK mendukung penuh ekonomi hijau. Foto/SeeNews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) akan mengeluarkan daftar ketentuan kantong belanja yang boleh digunakan oleh toko ritel modern. Demi mendukung ekonomi hijau maka salah satu fokus OJK yakni membuat green taxonomy (taksonomi hijau) yang akan menjadi aturan main dalam ekonomi hijau.

Baca juga: Jokowi Mengingatkan Indonesia Punya Kekuatan Besar di Ekonomi Hijau

"Kami sedang rancang taksonomi hijau untuk bedakan mana bahan baku yang kategori green dan non green. Nanti ada lebih 1.000 lebih item yang masuk," ujar Ketua DK OJK Wimboh Santoso dalam webinar Kuliah Umum Bersama Ketua DK OJK di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (6/12/2021).

Dalam roadmap pertama ekonomi hijau sebelumnya masih ada kelemahan akibat perbedaan definisi dan kriteria ekonomi hijau antara kementerian/lembaga. Saat ini korporasi yang meminjam pada lembaga asing akan ditanya mengenai bahan bakar yang digunakan.

"Apakah sudah go green atau belum? Kalau belum akan dipersulit nanti," tambahnya.

Wimboh menambahkan nanti akan dijelaskan kantong belanja untuk supermarket kategori green itu seperti apa. Dijelaskan pula lembaga mana yang melakukan sertifikasi. Berikutnya nanti semua supermarket harus menggunakan kantong yang itu.

"Misalnya nanti ada bahan baku kantong dari tumbuhan tertentu yang bukan termasuk tumbuhan yang dilindungi. Memang agak rumit tapi terus dilanjutkan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Komitmen Industri Sawit...
Komitmen Industri Sawit Tumbuhkan Ekonomi Hijau dan Lestarikan Lingkungan
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
Rekomendasi
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Berita Terkini
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved