BPK Ungkap 14.501 Permasalahan Keuangan Negara Senilai Rp8,37 Triliun
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:56 WIB
loading...
BPK mengungkap sebanyak 14.501 permasalahan terkait keuangan negara senilai Rp8,37 triliun dalam pemeriksaan selama semester I 2021. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) mengungkap sebanyak 14.501 permasalahan terkait keuangan negara senilai Rp8,37 triliun dalam pemeriksaan selama semester I 2021.
Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, permasalahan tersebut meliputi 6.617 permasalahan kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan 7.512 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp8,26 triliun. Selanjutnya, 372 permasalahan ketidak efektifan senilai Rp113,13 miliar.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Garuda Indonesia, BPK Diminta Audit Forensik Pengadaan Pesawat
"Atas permasalahan tersebut, entitas telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah/perusahaan pada saat pemeriksaan sebesar Rp967,08 miliar (11,7%) di antaranya Rp656,46 miliar merupakan penyetoran dari entitas pemerintah pusat, BUMN, dan Badan lainnya. Selain itu, terdapat 2.738 permasalahan ketidakpatuhan yang berupa penyimpangan administrasi," papar Agung dalam keterangan resmi, Selasa (7/12/2021).
Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHSP) tahun 2021 merupakan ringkasan dari 673 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan, 39 LHP kinerja, dan 20 LHP dengan tujuan tertentu.
Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, permasalahan tersebut meliputi 6.617 permasalahan kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan 7.512 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp8,26 triliun. Selanjutnya, 372 permasalahan ketidak efektifan senilai Rp113,13 miliar.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Garuda Indonesia, BPK Diminta Audit Forensik Pengadaan Pesawat
"Atas permasalahan tersebut, entitas telah menindaklanjuti dengan menyerahkan aset atau menyetor ke kas negara/daerah/perusahaan pada saat pemeriksaan sebesar Rp967,08 miliar (11,7%) di antaranya Rp656,46 miliar merupakan penyetoran dari entitas pemerintah pusat, BUMN, dan Badan lainnya. Selain itu, terdapat 2.738 permasalahan ketidakpatuhan yang berupa penyimpangan administrasi," papar Agung dalam keterangan resmi, Selasa (7/12/2021).
Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHSP) tahun 2021 merupakan ringkasan dari 673 Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan, 39 LHP kinerja, dan 20 LHP dengan tujuan tertentu.
Lihat Juga :