Heboh Soal Boikot, Manajemen JNE: Kami Putuskan Hubungan Kerja dan PHK Oknum

Rabu, 08 Desember 2021 - 10:55 WIB
loading...
Heboh Soal Boikot, Manajemen...
Gara-gara iklan mitra kerjanya, JNE tuai seruan boikot. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jagat Twitter heboh soal pemboikotan JNE , perusahaan jasa pengiriman barang dan logistik. Gara-garanya, iklan lowongan lowongan kerja CV Bangun Benua Lestari, mitra kerja JNE .

Baca juga: Habis Diboikot Netizen, JNE Malah Terima Penghargaan

Dalam lowongan kerja untuk posisi kurir JNE Express itu, CV Bangun Benua Lestari mencantumkan salah satu syarat pelamar yang dianggap diskriminatif. Pelamar wajib beragama Islam.

Menanggapi kehebohan itu, VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan. JNE pun memberikan sanksi tegas kepada mitranya itu.

“Kemarin sudah kami tangani dan manajemen JNE secara tegas memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak mitra. Kepada oknum karyawan yang terkait dengan kasus ini akan dilakukan pemutusan hubungan kerja,” kata Eri, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (8/12/2021).



Pihak JNE menegaskan, selama 31 tahun JNE hadir di Indonesia, perusahaanya menjunjung tinggi nilai toleransi dan menerapkan prinsip keberagaman. Jadi para karyawan JNI berasal dari berbagai suku bangsa, ras, dan agama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JNE Berangkatkan 1.643...
JNE Berangkatkan 1.643 Karyawan Ibadah Umrah
JNE Resmi Jadi Official...
JNE Resmi Jadi Official Logistics Partner Konser Snada Indonesia, Dukung Industri Musik dan Budaya
Tarif Trump 50% Memicu...
Tarif Trump 50% Memicu Seruan Boikot Produk Amerika di India
AS Boikot Pertemuan...
AS Boikot Pertemuan G20 di Afrika Selatan, Begini Duduk Perkaranya
Boikot Produk Terafiliasi...
Boikot Produk Terafiliasi Israel Meluas, Apa Efeknya buat Ekonomi?
Warga Kanada Boikot...
Warga Kanada Boikot Liburan ke AS, Ekonomi Amerika Bisa Tekor Rp33 Triliun
TIKI dan JNE Berbagi...
TIKI dan JNE Berbagi Kebahagiaan Idul Adha 1447 H melalui Program Kurban Kolektif dan Santunan Sosial
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
5 Pesta Olahraga Dunia...
5 Pesta Olahraga Dunia yang Pernah Diboikot: Olimpiade hingga Piala Afrika!
Rekomendasi
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved