ICP November Turun USD1,67 Jadi USD80,13 per Barel

Kamis, 09 Desember 2021 - 19:26 WIB
loading...
ICP November Turun USD1,67...
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada bulan November 2021 turun USD1,67 per barel menjadi USD80,13 per barel. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ ICP ), pada bulan November 2021 turun dibandingkan Oktober 2021. Rata-rata harga minyak mentah Indonesia turun USD1,67 per barel menjadi USD80,13 per barel.

Dikutip dari Executive Summary Tim Harga Minyak Indonesia, ICP SLC November 2021 juga turun sebesar USD1,37 per barel dari USD81,52 per barel pada Oktober 2021 menjadi USD80,15 per barel.

Disebutkan pula dalam ringkasan tersebut, beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional antara lain rencana Amerika Serikat dan beberapa negara seperti China, Jepang, India, Inggris dan Korea Selatan, untuk melepaskan cadangan minyak strategis untuk mengatasi tingginya harga minyak.

Baca Juga: Asumsi ICP dan Lifting Migas Tahun 2022 Disepakati, Segini Besarannya

"Diperkirakan sebesar 71 juta barel cadangan minyak strategis akan dilepaskan ke pasar," tulis ringkasan tersebut yang dikutip, Kamis (9/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Eks Diplomat UEA: Lebih...
Eks Diplomat UEA: Lebih Banyak Negara Sangat Mungkin Tinggalkan OPEC
Langkah Mengejutkan!...
Langkah Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC dan OPEC+, Apa Alasannya?
Harga Minyak Naik, Nalar...
Harga Minyak Naik, Nalar Fiskal Jangan Turun
Rekomendasi
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Berita Terkini
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved