2 Usulan yang Diajukan Petani Tembakau kepada Pemerintah

Jum'at, 10 Desember 2021 - 08:47 WIB
loading...
2 Usulan yang Diajukan...
Ketua Umum DPN APTI Agus Parmuji berpandangan pemerintah sangat minim melindungi rakyat pertembakauan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI) Agus Parmuji berpandangan pemerintah belum begitu terlihat melindungi rakyat pertembakauan . Kondisi itu dibuktikan dengan beberapa kebijakan yang belum berpihak kepada rakyat pertembakauan.

Baca juga: Cukai Dikerek Tahun Depan, Rokok Ilegal Bisa Tambah Subur

Misalnya, kata Agus Parmuji, kenaikan cukai tiap tahun yang eksesif, Perpres 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan masih banyak lagi.

Agus Parmuji mengatakan, jelang akhir tahun rakyat pertembakauan merasa gelisah, waswas. Pasalnya, pihaknya menanti kepastian kenaikan cukai yang biasanya diumukan pemerintah jelang akhir tahun 2021.

“Petani tembakau selalu dilanda kecemasan dengan rencana kenaikan cukai oleh pemerintah. Rencana kenaikan cukai selalu digulirkan setelah bulan Agustus, tepat pada waktu semua pelaku tembakau dalam kondisi mencari nafkah,” katanya di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Agus Parmuji menilai, kebijakan pertembakauan selama ini belum berpihak kepada rakyat pertembakauan. Pasalnya, kejadian melemahnya ekonomi tembakau salah satunya karena faktor kenaikan cukai dan dampaknya selalu negatif bagi rakyat pertembakauan.

"Semua tahu kalau kebijakan tersebut selalu dipaksakan untuk dinaikan. Selama ini nasib ekonomi kami tidak pernah dipertimbangkan sebagai bahan kajian arah kebijakan," cetusnya.

Menurut pengakuan Agus Parmuji, petani tembakau setiap tahun mendekati musim panen selalu berkirim surat ke lintas kementrian/lembaga dan Presiden. Surat tersebut mengenai informasi keadaan tembakau agar bisa menjadi pertimbangan dalam membuat kebijakan.

Agus Parmuji mengklaim dua usulan yang disampaikan ke pemerintah sangat ringan sebenarnya, tetapi belum dikabulkan. Padahal, dua usulan itu merupakan kunci kedaulatan ekonomi nasional.

“Sebenarnya permohonan kami sangat ringan dan masuk akal, apa yang kami minta terhadap pemerintah, yaitu kenaikan cukai setiap tahun jangan terlalu dipaksakan untuk dinaikkan dan kebijakan pengaturan importasi tembakau. Harapannya dengan fakta riil di lapangan pemerintah bisa arif dan bijak dalam mengambil keputusan,” terangnya.

DPN APTI juga meminta pemerintah agar mengubah mindset kebijakan. Pasalnya, selama ini paradigma pemerintah adalah pengendalian dan penerimaan negara saja. Menurut Agus Parmuji, jikalau pertimbangan pemerintah hanya seperti itu, akan berdampak pada industri hasil tembakau (IHT), terutama petani.

Selain cukai, DPN APTI juga sangat menekankan segera diberlakukan regulasi pengaturan importasi tembakau.

“Kami bukan anti-impor, tetapi akan lebih baik kalau ada regulasi pengaturannya agar petani tidak tergerus dua gelombang kebijakan tersebut, yaitu kenaikan cukai dan liarnya importasi tembakau,” katanya.

Agus Parmuji juga menyatakan agar arah kebijakan pemerintah landasannya harus berdasarkan azas kemanusiaan dan azas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sesuai roh dari pengamalan Pancasila.

Baca juga: Antisipasi Peningkatan Mobilitas saat Nataru, Ini Aturan Moda Transportasi Terbaru

Dalam konteks inilah, DPN APTI berharap pemerintah di dalam menentukan arah kebijakan harus seimbang dan mengkaji dengan matang agar petani bisa hidup dengan tingkat ekonomi yang lebih baik.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Aturan Turunan PP 28/2024...
Aturan Turunan PP 28/2024 Dinilai Berpotensi Lumpuhkan Sektor Tembakau
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Wacana Tambah Layer...
Wacana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Tanpa Kajian, Awas Jadi Bumerang
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Rekomendasi
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved