Elon Musk: Saya Akan Bayar Pajak Lebih Banyak dari Orang Amerika Manapun

Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:17 WIB
loading...
Elon Musk: Saya Akan...
Jika Anda membuka mata selama 2 detik, Anda akan menyadari bahwa saya akan membayar lebih banyak pajak daripada orang Amerika manapun dalam sejarah di tahun ini, tulis Ellon Musk. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Elon Musk mengklaim bahwa tagihan pajak penghasilan miliknya bakal lebih besar daripada orang Amerika manapun sepanjang sejarah. Pernyataan ini disampaikan lewat Twitter, usai terlibat perang kata dengan seorang politisi AS yakni Senator Massachusetts, Elizabeth Warren.

"Jika Anda membuka mata selama 2 detik, Anda akan menyadari bahwa saya akan membayar lebih banyak pajak daripada orang Amerika manapun dalam sejarah di tahun ini," tulis Ellon Musk di Twitter.

Baca Juga: Bangun Bahtera Nabi Nuh, Elon Musk Yakini Kiamat Sudah Dekat

Sperti dilansir dari Fortune, kicauan bos perusahaan mobil listrik, Tesla itu merupakan tanggapan atas kritik Warren terkait kebijakan pajak negara yang disebutnya telah dicurangi.

Komentar Warren itu bersamaan dengan sindiran tajam kepada miliarder Tesla. Sementara itu Warren diketahui telah lama menjadi pendukung pajak kekayaan, yang akan mengenakan pajak tidak hanya pada pendapatan orang Amerika terkaya, tetapi juga aset mereka.

Kongres sendiri sejauh ini belum meloloskan kebijakan pajak kekayaan, meskipun politisi Demokrat lainnya telah menyatakan dukungan mereka.

"Mari kita ubah aturan pajak yang dicurangi sehingga The Person of the Year benar-benar akan membayar pajak dan berhenti membebaskan yang lain," tulis Warren di Twitter.

Klaim Warren tentang Musk yang tidak membayar pajak dinilai tidak berdasar. Investigasi ProPublica 2018 mengungkapkan, bahwa Musk yang pada saat itu dilabeli orang terkaya kedua di dunia, disebut tidak membayar pajak penghasilan.

Namun Musk membayar pajak kurang lebih sebesar USD70.000 pada tahun 2015 dan 2017. CEO SpaceX dan Tesla saat ini menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih USD251 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Musk saat ini tidak mendapatkan gaji tunai, dan sebaliknya hanya memiliki saham dari Tesla. Musk telah melepas saham Tesla cukup besar sejak dia menyatakan di Twitter bulan lalu bahwa dia akan menyingkirkan 10% sahamnya.

Saat ini Musk tercatat sudah menjual hampir USD13 miliar saham Tesla sejak Oktober, yang akan dikenakan pajak penghasilan. Musk harus membayar pajak setidaknya USD7,6 miliar yang setara Rp108,78 Triliun (Kurs Rp14.314/USD) untuk tahun 2021, menurut CNN.

Baca Juga: Bayar Pungutan Pajak Jumbo, Elon Musk Jual Saham Tesla Rp13,8 Triliun

Jumlah itu bisa mencapai hingga USD15 miliar atau senilai Rp214,71 Triliun, tergantung pada berapa banyak lagi saham yang dia jual.

Jika Demokrat dapat meloloskan pajak miliarder sebagai bagian dari Build Back Better, Musk dapat diminta untuk membayar pajak hingga USD50 miliar atau yang jika dalam rupiah bisa mencapai Rp715,71 Triliun selama lima tahun pertama.

Musk yang telah menerima miliaran dolar dalam bentuk subsidi pemerintah sejak ia memulai bisnisnya, pernah meramalkan hal ini. Ia mengutarakan, ada saatnya para miliarder akan diminta untuk membayar pajak lebih besar.

"Akhirnya, mereka kehabisan uang orang lain dan kemudian mereka datang untuk Anda," cuit Musk di Twitter.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Terungkap Alasan Purbaya...
Terungkap Alasan Purbaya Alergi Tax Amnesty: Sebut Berbahaya Bagi Pegawai Pajak
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Batas Restitusi Pajak...
Batas Restitusi Pajak Dipangkas, Purbaya Sempat Tombok Rp25 Triliun
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
Elon Musk: Amerika Serikat...
Elon Musk: Amerika Serikat sedang Menuju Kebangkrutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved