Bisnis Kain Endek di Bali Tetap Eksis Bersama BRI
Minggu, 19 Desember 2021 - 16:01 WIB
loading...
Mengawali usaha sejak tahun 1995, Ni Ketut Agustini Dian bersama Suami I Ketut Murtika mengawali usaha Dian’s Songket dengan membuka toko kain kecil di rumahnya. Foto/Dok
A
A
A
KLUNGKUNG - Mengawali usaha sejak tahun 1995, Ni Ketut Agustini Dian bersama Suami I Ketut Murtika mengawali usaha 'Dian’s Songket' dengan membuka toko kain kecil di rumahnya. Bersama BRI , Dian’s Rumah Songket & Endek yang bergerak di bidang industri pertenunan kain tenun songket dan endek terus berkembang.
Produksi kain tenun rumahan diawali dengan hanya mengandalkan 5 orang pengrajin di Jalan Gaduh No. 16 Desa Gelgel Kabupaten Klungkung. Hasil produksi kain (songket dan endek) kemudian dijual eceran ke pedagang kain di Pasar Seni Klungkung.
Baca Juga: Fokus Keberpihakan Ekosistem Ultra Mikro, BRI Sediakan Funding Facility kepada PNM
Merasa perlu untuk mengembangkan usahanya tetapi terbentur dengan modal usaha yang terbatas, Dian dan Suami kemudian memanfaatkan fasilitas pinjaman dari BRI Unit Gelgel dengan plafond awal sebesar Rp200.000,-
Seiring berjalannya waktu dan usaha yang semakin berkembang. Di Tahun 2009, Dian’s Songket mengontrak lahan yang dirubah menjadi workshop bagi 28 orang pengrajin tenun.
Produksi kain tenun rumahan diawali dengan hanya mengandalkan 5 orang pengrajin di Jalan Gaduh No. 16 Desa Gelgel Kabupaten Klungkung. Hasil produksi kain (songket dan endek) kemudian dijual eceran ke pedagang kain di Pasar Seni Klungkung.
Baca Juga: Fokus Keberpihakan Ekosistem Ultra Mikro, BRI Sediakan Funding Facility kepada PNM
Merasa perlu untuk mengembangkan usahanya tetapi terbentur dengan modal usaha yang terbatas, Dian dan Suami kemudian memanfaatkan fasilitas pinjaman dari BRI Unit Gelgel dengan plafond awal sebesar Rp200.000,-
Seiring berjalannya waktu dan usaha yang semakin berkembang. Di Tahun 2009, Dian’s Songket mengontrak lahan yang dirubah menjadi workshop bagi 28 orang pengrajin tenun.
Lihat Juga :