Kakao dan Cokelat Sumbang ke Ekonomi Rp44,5 Triliun, Mentan Punya 3 Agenda Utama
Senin, 20 Desember 2021 - 21:44 WIB
loading...
Dalam gelaran Cocoa Sustainability Partnership (CSP) sebagai forum kemitraan publik dan swasta, Mentan Syahrul menyebut, ada tiga agenda utama yang dapat dilakukan secara bersama. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian atau Mentan Syahrul Yasin Limpo mencatat kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk pendanaan penanaman ulang kakao secara nasional hanya mencapai 250.000 hektar. Pasalnya, alokasi anggaran pemerintah saat ini didominasi oleh penyediaan vaksin Covid-19 dan pengelolaan lain yang berhubungan dengan penanganan pandemi.
"Karenanya, upaya ini harus didukung oleh pihak-pihak industri,ā ujar Syahrul dalam keterangan pers, Senin (20/12/2021).
Baca Juga: Kunjungi Sulawesi Tengah, Menko Airlangga Lepas Ekspor Kakao Biji Sebagai Komoditas Andalan Provinsi
Dalam gelaran Cocoa Sustainability Partnership (CSP) sebagai forum kemitraan publik dan swasta, Mentan Syahrul menyebut, ada tiga agenda utama yang dapat dilakukan secara bersama. Pertama, melakukan penanaman ulang dengan mempertimbangkan kebutuhan nasional dan ketersediaan stok bahan tanam.
Harus ditentukan luasan dan wilayah yang akan dilakukan penanaman ulang kakao. Upaya ini diyakini akan mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan dalam negeri.
"Karenanya, upaya ini harus didukung oleh pihak-pihak industri,ā ujar Syahrul dalam keterangan pers, Senin (20/12/2021).
Baca Juga: Kunjungi Sulawesi Tengah, Menko Airlangga Lepas Ekspor Kakao Biji Sebagai Komoditas Andalan Provinsi
Dalam gelaran Cocoa Sustainability Partnership (CSP) sebagai forum kemitraan publik dan swasta, Mentan Syahrul menyebut, ada tiga agenda utama yang dapat dilakukan secara bersama. Pertama, melakukan penanaman ulang dengan mempertimbangkan kebutuhan nasional dan ketersediaan stok bahan tanam.
Harus ditentukan luasan dan wilayah yang akan dilakukan penanaman ulang kakao. Upaya ini diyakini akan mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan dalam negeri.
Lihat Juga :