PLN Rogoh Kocek Rp37,9 Triliun Beli Produk Lokal Ketenagalistrikan
Rabu, 29 Desember 2021 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
TKDN tertinggi ada di aspek transmisi sebesar 78,49%, disusul dengan TKDN di aspek distribusi yang mencapai 61,26%. Kemudian, TKDN di gardu induk tercatat mencapai 52,20%. Sementara untuk pembangkit, angkanya masih 29,48%.
"Memang pembangkit masih jauh di belakang karena teknologi pembangkit masih sulit kita kejar dan masih banyak kita impor. Ini tantangan yang kita upayakan peningkatannya," ungkapnya.
Baca juga: PLN Tuntaskan 50 Proyek Listrik Senilai Rp8,8 Triliun, Ini Daftarnya
Dia menyebut, ada 6 Material Transmisi Utama (MTU) yang sudah bersertifikat TKDN Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Penggunaannya tersebar di kategori T/L conductor, HV ground cable, T/L tower, AIS, GIS, power trafo dengan porsi 15% hingga 87%.
Selain itu, 16 Material Distribusi Utama juga sudah bersertifikat TKDN Kemenperin yang penggunaannya tersebar di kategori conductor, cable power, concrete pole, steel pole hingga isolator dengan porsi 13% hingga 99%.
"Memang pembangkit masih jauh di belakang karena teknologi pembangkit masih sulit kita kejar dan masih banyak kita impor. Ini tantangan yang kita upayakan peningkatannya," ungkapnya.
Baca juga: PLN Tuntaskan 50 Proyek Listrik Senilai Rp8,8 Triliun, Ini Daftarnya
Dia menyebut, ada 6 Material Transmisi Utama (MTU) yang sudah bersertifikat TKDN Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Penggunaannya tersebar di kategori T/L conductor, HV ground cable, T/L tower, AIS, GIS, power trafo dengan porsi 15% hingga 87%.
Selain itu, 16 Material Distribusi Utama juga sudah bersertifikat TKDN Kemenperin yang penggunaannya tersebar di kategori conductor, cable power, concrete pole, steel pole hingga isolator dengan porsi 13% hingga 99%.
(ind)
Lihat Juga :