PT Vale Hibahkan Bandara Sorowako ke Pemprov demi Pembangunan Berkelanjutan
Kamis, 30 Desember 2021 - 15:07 WIB
loading...
Bandara Sorowako dihibahkan oleh PT Vale ke Pemprov Sulsel demi pembangunan berkelanjutan. Foto: Dok PT Vale Indonesia Tbk
A
A
A
MAKASSAR - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) meneken perjanjian hibah Bandara Sorowako dan pengelolaan kebandarudaraan kepada Pemprov Sulsel di Makassar, Rabu (29/12/2021) lalu. Perjanjian ditandatangani oleh Presiden Direktur PT Vale Febriany Eddy, Direktur Keuangan PT Vale Bernardus Irmanto, dan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam perjanjian tersebut, disebutkan ada tiga objek yang akan dihibahkan PT Vale . Masing-masing yakni lahan seluas 25,4 hektare (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasana yang mendukung pengoperasian Bandara Sorowako , serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandara Sorowako di Luwu Timur.
Perjanjian bertujuan untuk mendukung pariwisata, dan mendatangkan wisatawan baik mancanegara maupun domestik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Luwu Timur. Selain itu, objek hibah akan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat umum.
Baca Juga: Komitmen Kelola Lingkungan, PT Vale Raih Proper Hijau dari Kementerian LHK
Item lainnya yang diatur dalam perjanjian tersebut, terkait operasional Bandara Sorowako tetap dilaksanakan PT Vale , sebelum terjadi peralihan objek hibah yang akan dilakukan dengan penandatanganan akta hibah. Nantinya, akta hibah akan ditandatangani paling lambat enam bulan sejak ditanda tangani perjanjian hibah.
Presiden Direktur PT Vale , Febriany Eddy, menjelaskan jika misi PT Vale untuk pembangunan berkelanjutan. Dalam pembangunan berkelanjutan, sinergi dan kolaborasi antar-seluruh pihak dibutuhkan.
“Jadi tentu pembangunan berkelanjutan harus ada swasta, harus ada pemerintah dan ada masyarakat. Jadi di sini kerja sama, sinergi yang luar biasa. Pak Plt Gubernur sudah sangat menudukung PT Vale . Kami sangat apresiasi, dan tujuan mulia ini kami dukung. Semoga niat dan cita-cita ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Doakan saja semua,” jelas Febriany, usai meneken perjanjian hibah.
Dalam perjanjian tersebut, disebutkan ada tiga objek yang akan dihibahkan PT Vale . Masing-masing yakni lahan seluas 25,4 hektare (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasana yang mendukung pengoperasian Bandara Sorowako , serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandara Sorowako di Luwu Timur.
Perjanjian bertujuan untuk mendukung pariwisata, dan mendatangkan wisatawan baik mancanegara maupun domestik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Luwu Timur. Selain itu, objek hibah akan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat umum.
Baca Juga: Komitmen Kelola Lingkungan, PT Vale Raih Proper Hijau dari Kementerian LHK
Item lainnya yang diatur dalam perjanjian tersebut, terkait operasional Bandara Sorowako tetap dilaksanakan PT Vale , sebelum terjadi peralihan objek hibah yang akan dilakukan dengan penandatanganan akta hibah. Nantinya, akta hibah akan ditandatangani paling lambat enam bulan sejak ditanda tangani perjanjian hibah.
Presiden Direktur PT Vale , Febriany Eddy, menjelaskan jika misi PT Vale untuk pembangunan berkelanjutan. Dalam pembangunan berkelanjutan, sinergi dan kolaborasi antar-seluruh pihak dibutuhkan.
“Jadi tentu pembangunan berkelanjutan harus ada swasta, harus ada pemerintah dan ada masyarakat. Jadi di sini kerja sama, sinergi yang luar biasa. Pak Plt Gubernur sudah sangat menudukung PT Vale . Kami sangat apresiasi, dan tujuan mulia ini kami dukung. Semoga niat dan cita-cita ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Doakan saja semua,” jelas Febriany, usai meneken perjanjian hibah.
Lihat Juga :