Larangan Ekspor Batu Bara, Sri Mulyani: Tak Ada Pilihan Free
Selasa, 04 Januari 2022 - 06:54 WIB
loading...
Sri Mulyani mengatakan larangan ekspor batu bara dilakukan untuk menjaga pasokan listrik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara soal larangan ekspor batu bara sementara dari 1 hingga 31 Januari 2022. Menurutnya, kebijakan ini merupakan pilihan sulit yang harus diambil oleh pemerintah.
Baca juga: Tak Penuhi Kewajiban DMO Batu Bara, Jokowi Ancam Cabut Izin Ekspor hingga Usaha
"Ini pilihan sulit, apakah listrik mati atau kita ekspor batu bara. Ini jadi policy yang akan kita coba jaga secara hati-hati. Pasti ada pengorbanannya, enggak ada pilihan free," ujar Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/1/2021).
Menurut Sri Mulyani, kebijakan yang diambil selalu diusahakan agar memiliki dampak negatif seminimal mungkin terhadap rakyat.
Dirinya mengakui, pendapatan negara dari sektor batu bara akan mengalami penurunan akibat kebijakan itu. Namun, kepentingan listrik nasional harus tetap diutamakan.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, ke depan pihaknya akan mencari solusi jangka menengah dan panjang.
Baca juga: Nabi Nuh, Rasul Pertama dan Semua Manusia Masa Kini adalah Keturunannya
"Kita carikan solusi untuk ketersediaan listrik, solusi menengah dan panjang. Kita akan menyusun langkah tersebut," ujarnya. Athika Rahma
Baca juga: Tak Penuhi Kewajiban DMO Batu Bara, Jokowi Ancam Cabut Izin Ekspor hingga Usaha
"Ini pilihan sulit, apakah listrik mati atau kita ekspor batu bara. Ini jadi policy yang akan kita coba jaga secara hati-hati. Pasti ada pengorbanannya, enggak ada pilihan free," ujar Menkeu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/1/2021).
Menurut Sri Mulyani, kebijakan yang diambil selalu diusahakan agar memiliki dampak negatif seminimal mungkin terhadap rakyat.
Dirinya mengakui, pendapatan negara dari sektor batu bara akan mengalami penurunan akibat kebijakan itu. Namun, kepentingan listrik nasional harus tetap diutamakan.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, ke depan pihaknya akan mencari solusi jangka menengah dan panjang.
Baca juga: Nabi Nuh, Rasul Pertama dan Semua Manusia Masa Kini adalah Keturunannya
"Kita carikan solusi untuk ketersediaan listrik, solusi menengah dan panjang. Kita akan menyusun langkah tersebut," ujarnya. Athika Rahma
(uka)
Lihat Juga :