Giliran Filipina Minta Indonesia Cabut Larangan Ekspor Batu Bara

Senin, 10 Januari 2022 - 15:59 WIB
loading...
Giliran Filipina Minta...
Setelah Jepang dan Korea Selatan, giliran Filipina meminta Indonesia segera mencabut larangan ekspor batu bara. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Belum setengah bulan berjalan, larangan ekspor batu bara yang diterapkan pemerintah membuat sejumlah negara kelabakan. Setelah Jepang dan Korea Selatan, kini giliran Filipina yang mengajukan keberatan terhadap larangan ekspor batu bara Indonesia.

Melansir Reuters, Senin (10/1/2022), keberatan ini disampaikan oleh Menteri Energi Filipina Alfonso Cusi. Cusi mengatakan, kebijakan pemerintah Indonesia ini merugikan ekonomi negara-negara yang bergantung pada batu bara Indonesia.

Baca Juga: Krisis Batu Bara PLN, Erick Thohir: Kalau Sampai Listrik Mati, Bahaya

Imbauan Cusi tersebut disampaikan melalui surat yang dikirim melalui Departemen Luar Negeri Filipina kepada menteri ESDM. Dia juga telah meminta Kementerian Luar Negeri untuk membantu Filipina terkait hal ini, melalui kerja sama ASEAN.

Filipina masih sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listriknya. Diketahui, setidaknya 70% dari pasokan batu bara Filipina berasal dari impor (data tahun 2020). Pada 2021, Filipina mengimpor 2,3 juta ton batu bara per bulan dari Indonesia untuk bahan bakar pembangkit listriknya.

Terkait dengan itu, Senator Win Gatchalian yang mengepalai Komite Energi Senat Filipina telah meminta Departemen Energi untuk menyiapkan langkah darurat mengatasi kelangkaan batu bara di negara tersebut. Langkah yang disiapkan antara lain mencari negara pemasok potensial lain.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Rekomendasi
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved