212 Pegawai Bank Sulselbar Ikuti Vaksinasi Booster
Jum'at, 11 Februari 2022 - 17:14 WIB
loading...
Karyawan Bank Sulselbar mengikuti vaksinasi booster yang berlangsung di di Ruang Rapat Kantor Pusat PT Bank Sulselbar, Jumat (11/2/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 212 karyawan Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) mendapatkan suntikan vaksinasi dosis ketiga atau booster , di Ruang Rapat Kantor Pusat PT Bank Sulselbar, Jumat (11/2/2022).
Vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi karyawan yang telah menerima vaksinasi dosis pertama dan kedua di lingkungan Kantor Pusat Cabang Utama Makassar dan Syariah PT Bank Sulselbar .
Jenis vaksin booster yang diberikan adalah Pfizer dan AstraZenecca. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan RSUD Labuang Baji.
Baca Juga: Bentuk Direksi Baru, Bank Sulselbar Jadi 'Booster' UMKM
Ketua Tim Satgas Covid-19 PT Bank Sulselbar , Dirhamsyah Kadir, mengatakan pemberian vaksin kepada seluruh karyawan sangat penting demi keselamatan pegawai, khususnya di tengah Covid-19 yang memasuki gelombang ketiga di Indonesia.
"Vaksinasi ini bertujuan untuk mencapai imunitas yang lebih maksimal dan kesehatan adalah hal yang utama. Selain itu, Bank Sulselbar adalah perusahaan yang bergerak di layanan publik. Dengan kesehatan yang baik, karyawan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada nasabah," jelas Dirhamsyah.
Ada beberapa tahapan di dalam pelaksanaan vaksinasi booster ini. Sebelum menerima suntikan vaksin, karyawan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Selanjutnya, karyawan melakukan skrining atau pengecekan kondisi kesehatan. Mereka diminta memastikan memberikan informasi detail jika memiliki penyakit dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Selain itu, mereka harus dipastikan tidak memiliki berbagai keluhan kesehatan seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain.
Lalu, bagi yang sedang hamil tidak memiliki usia kandungan di bawah 3 bulan, dan tekanan darah harus normal yaitu di 100/70 sampai 180/90, kemudian karyawan baru dapat menerima suntikan vaksin booster .
Baca Juga: Gojek dan Bank Sulselbar Kolaborasi Dukung UMKM Go Digital
Setelah vaksinasi, karyawan melalui tahapan konservasi selama 20-30 menit dan petugas rumah sakit melakukan penginputan data karyawan yang sudah melakukan vaksin untuk perolehan sertifikat vaksin di website dan aplikasi PeduliLindungi.
Dokter RSUD Labuang Baji, Aisyah Indrayanti, menjelaskan seluruh karyawan yang sudah melakukan vaksinasi dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berat, makan dan beristirahat yang cukup agar sistem kekebalan tubuh bekerja secara maksimal.
"Pemilihan waktu vaksinasi Bank Sulselbar juga sangat tepat yaitu di hari Jumat, dimana para karyawan dapat memanfaatkan waktu akhir pekan untuk beristirahat pasca menerima vaksin," pungkas Aisyah.
Vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi karyawan yang telah menerima vaksinasi dosis pertama dan kedua di lingkungan Kantor Pusat Cabang Utama Makassar dan Syariah PT Bank Sulselbar .
Jenis vaksin booster yang diberikan adalah Pfizer dan AstraZenecca. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan RSUD Labuang Baji.
Baca Juga: Bentuk Direksi Baru, Bank Sulselbar Jadi 'Booster' UMKM
Ketua Tim Satgas Covid-19 PT Bank Sulselbar , Dirhamsyah Kadir, mengatakan pemberian vaksin kepada seluruh karyawan sangat penting demi keselamatan pegawai, khususnya di tengah Covid-19 yang memasuki gelombang ketiga di Indonesia.
"Vaksinasi ini bertujuan untuk mencapai imunitas yang lebih maksimal dan kesehatan adalah hal yang utama. Selain itu, Bank Sulselbar adalah perusahaan yang bergerak di layanan publik. Dengan kesehatan yang baik, karyawan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada nasabah," jelas Dirhamsyah.
Ada beberapa tahapan di dalam pelaksanaan vaksinasi booster ini. Sebelum menerima suntikan vaksin, karyawan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Selanjutnya, karyawan melakukan skrining atau pengecekan kondisi kesehatan. Mereka diminta memastikan memberikan informasi detail jika memiliki penyakit dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Selain itu, mereka harus dipastikan tidak memiliki berbagai keluhan kesehatan seperti flu, batuk, demam, dan lain-lain.
Lalu, bagi yang sedang hamil tidak memiliki usia kandungan di bawah 3 bulan, dan tekanan darah harus normal yaitu di 100/70 sampai 180/90, kemudian karyawan baru dapat menerima suntikan vaksin booster .
Baca Juga: Gojek dan Bank Sulselbar Kolaborasi Dukung UMKM Go Digital
Setelah vaksinasi, karyawan melalui tahapan konservasi selama 20-30 menit dan petugas rumah sakit melakukan penginputan data karyawan yang sudah melakukan vaksin untuk perolehan sertifikat vaksin di website dan aplikasi PeduliLindungi.
Dokter RSUD Labuang Baji, Aisyah Indrayanti, menjelaskan seluruh karyawan yang sudah melakukan vaksinasi dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berat, makan dan beristirahat yang cukup agar sistem kekebalan tubuh bekerja secara maksimal.
"Pemilihan waktu vaksinasi Bank Sulselbar juga sangat tepat yaitu di hari Jumat, dimana para karyawan dapat memanfaatkan waktu akhir pekan untuk beristirahat pasca menerima vaksin," pungkas Aisyah.
(tri)
Lihat Juga :