Kedelai Makin Mahal, Pedagang Tempe Tahu Pilih Kecilkan Ukuran Ketimbang Menaikkan Harga
Sabtu, 12 Februari 2022 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Senada, Kaidah (61) juga mengaku telah merasakan kenaikan harga kedelai. Perempuan yang juga produsen tempe tahu ini mengaku kewalahan atas kenaikan harga bahan baku tersebut. "Masih stabil, cuma kedelainya yang mahal. Naik terus. Kalau saya jualnya masih sama," tuturnya.
Kaidah mengaku telah mengantisipasi tingginya harga kedelai dengan mengecilkan ukuran tempe yang dia buat. Pasalnya, dia tak mau pembelinya kabur karena selama ini tempe buatannya itu dikenal berharga murah.
"Kalau nggak mau dinaikkan (harganya) ya ukurannya (tempe) dikecilin. Kalau nggak, ada pedagang yang kulit tempenya dicampur ke tempenya, cuma itu cepat busuk. Tapi kalau saya, kulitnya saya buang," jelasnya.
Baca juga: Kacang Ini Jadi Andalan Menteri Teten untuk Bikin Tempe Tahu
Sama dengan tempe, menurut Kaidah harga tahu masih seperti biasa, hanya saja ukurannya yang menciut menjadi lebih kecil. Menurut dia, strategi itu dapat mengamankan ongkos bahan baku yang tinggi. "Yang pada belanja itu nggak mau naik, jadi ya akal-akalin sendiri, tahu dikecilin, tempe dikecilin," tukasnya
Kaidah mengaku telah mengantisipasi tingginya harga kedelai dengan mengecilkan ukuran tempe yang dia buat. Pasalnya, dia tak mau pembelinya kabur karena selama ini tempe buatannya itu dikenal berharga murah.
"Kalau nggak mau dinaikkan (harganya) ya ukurannya (tempe) dikecilin. Kalau nggak, ada pedagang yang kulit tempenya dicampur ke tempenya, cuma itu cepat busuk. Tapi kalau saya, kulitnya saya buang," jelasnya.
Baca juga: Kacang Ini Jadi Andalan Menteri Teten untuk Bikin Tempe Tahu
Sama dengan tempe, menurut Kaidah harga tahu masih seperti biasa, hanya saja ukurannya yang menciut menjadi lebih kecil. Menurut dia, strategi itu dapat mengamankan ongkos bahan baku yang tinggi. "Yang pada belanja itu nggak mau naik, jadi ya akal-akalin sendiri, tahu dikecilin, tempe dikecilin," tukasnya
Lihat Juga :