Perusahaan Global Ramai-ramai Serang Rusia dari Berbagai Bidang

Jum'at, 04 Maret 2022 - 07:22 WIB
loading...
Perusahaan Global Ramai-ramai...
Sejumlah perusahaan dunia menghentikan kegiatan bisnisnya dengan Rusia. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Rusia mulai kena imbas atas serangannya ke Ukraina. Buktinya, sejumlah perusahaan global dengan mantap menghentikan aktivitas bisnisnya di negara Beruang Merah tersebut.

Baca juga: Terbang 17 Jam, Garuda Indonesia Evakuasi 80 WNI dari Ukraina

Tak cuma itu, sejumlah perusahaan juga menghentikan ekspornya ke Rusia. Dikutip dari Reuters, Kamis (3/3/2022), perusahaan tersebut berasal dari berbagai bisnis yang beragam, mulai dari pabrik kendaraan hingga energi.

General Motors (GM) dan BMW, misalnya, menghentikan ekspor mobil mereka ke Rusia hingga batas waktu yang belum ditentukan. Demikian pula Mitsubishi Motors, Harley Davidson dan Ford yang berhenti beroperasi hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Lalu, Boeing dan Airbus menyetop pengiriman suku cadang dan dukungan teknis-mekanis untuk penerbangan Rusia.



Di bidang energi, Total Energies mencabut investasinya di negara tersebut. BP melepas 19,75% saham di Rosneft, sedangkan Shell dan Exxon Mobil hengkang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved