Gawat! Dunia Bisa Alami Krisis Energi Seperti Tahun 1970-an

Jum'at, 04 Maret 2022 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Harga minyak sudah naik ketika Rusia mengirimkan tanknya ke Ukraina pekan lalu. Brent sempat diperdagangkan di atas USD116 per barel sebelum mundur di tengah spekulasi bahwa Iran dapat mencapai kesepakatan untuk memasuki kembali kesepakatan nuklirnya yang akan membawa 1 juta barel minyak Iran kembali ke pasar.

Baca Juga: Putin: Operasi Militer Khusus Rusia di Ukraina Sesuai Rencana dan Sukses

Analis industri mengatakan sulit untuk mengatakan berapa banyak pasokan minyak Rusia akan terpengaruh. Gedung Putih mengatakan sementara ini tidak ada sanksi terhadap produk energi Rusia.

IHS Markit menjadi tuan rumah konferensi energi tahunan CERAWeek di Houston minggu depan di mana para eksekutif dari banyak perusahaan energi, termasuk Chevron, Exxon Mobil, Total, Occidental Petroleum dan ConocoPhillips, akan berbicara. Topik utama pada konferensi tersebut diharapkan adalah bagaimana pasokan minyak Rusia bisa diganti.

"Saya pikir Anda berbicara tentang kehilangan 2 hingga 3 juta barel per hari," kata John Kilduff, mitra di Again Capital. Bank of America memperkirakan bahwa untuk setiap juta barel yang hilang dari pasar, harga Brent bisa naik USD20 per barel.

"Kali ini kami memotong (pasokan) minyak sendiri. Ini adalah embargo yang ditimbulkan sendiri. Kali ini pemogokan pembeli, bukan pemasok yang bertindak. Jika Anda tidak dapat membiayainya dan Anda tidak dapat membayarnya, tidak mungkin Rusia akan menjualnya," kata dia.

(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved