Perang Rusia Ukraina Adalah Bencana Ekonomi, Bank Dunia Memperingatkan

Minggu, 06 Maret 2022 - 23:15 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan, ada dorongan untuk digitalisasi yang telah membuatnya lebih mudah dalam melakukan bisnis di negara ini: "Ini sangat kontras dengan apa yang terjadi di Rusia ... dan itu mungkin alasan lain mengapa pemimpin Rusia itu secara terang-terangan membenci segala sesuatu tentang Ukraina dan apa yang diperjuangkan Ukraina."

Sedangkan Malpass khawatir, bahwa perang akan memberikan kerusakan jangka panjang terhadap perubahan-perubahan yang dibangun oleh ekonomi dan rakyat Ukraina.

Keinginan untuk menghentikan hal itu, menjadi salah satu alasan mengapa Bank Dunia sedang dalam proses menyusun paket bantuan USD350 juta untuk Ukraina yang diperkirakan akan disetujui dalam beberapa hari ke depan. "Ini akan membantu mendanai anggaran Ukraina," kata Malpass.

Dengan pendapatan pajak yang runtuh karena perang, bantuan Bank Dunia diyakini akan akan membantu membayar beberapa hal-hal seperti gaji pemerintah, kesejahteraan sosial dan persediaan darurat.

Dia sadar bahwa selain kehidupan jutaan orang Ukraina berada dalam risiko, perang bisa "menjadi kemunduran (ekonomi) yang panjang".

"Pendapatan per kapita mereka telah jatuh di bawah China yang sebagian karena salah urus ekonomi, dan karena mereka benar-benar telah mempertahankan sistem pengambilan keputusan terpusat di bawah Putin untuk saat ini, sejak tahun 2000."

Presiden Bank Dunia itu juga menambahkan: "Risikonya adalah Ukraina dikendalikan oleh mereka"

Di sisi lain peringatan oleh Malpass disampaikan saat Kamar Dagang Inggris (BCC) memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk ekonomi Inggris, di tengah melonjaknya inflasi, kenaikan pajak, dan guncangan global termasuk invasi Rusia ke Ukraina.

BCC memperkirakan Inggris akan tumbuh sebesar 3,6% tahun ini, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,2%, dengan belanja konsumen diperkirakan akan melambat karena pendapatan rumah tangga berada di bawah tekanan dari meningkatnya inflasi.

Perkiraan baru ini kurang dari setengah tingkat pertumbuhan 7,5% yang terlihat tahun lalu, ketika ekonomi Inggris pulih dari kemerosotan akibat Covid pada tahun 2020.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved