Perang Rusia Ukraina Adalah Bencana Ekonomi, Bank Dunia Memperingatkan

Minggu, 06 Maret 2022 - 23:15 WIB
loading...
Perang Rusia Ukraina...
Ribuan warga sipil dan tentara diperkirakan tewas akibat pertempuran Rusia Ukraina. Malpass mengatakan, dampak ekonomi dari perang membentang luas di luar perbatasan Ukraina. Foto/Dok
A A A
LONDON - Perang Rusia Ukraina disebut bencana bagi dunia yang bakal memangkas pertumbuhan ekonomi global , seperti disampaikan oleh Presiden Bank Dunia, David Malpass. Dia juga menekankan, kekhawatiran terbesarnya adalah hilangnya nyawa manusia yang tidak bersalah.

"Perang di Ukraina datang pada saat yang buruk bagi dunia karena inflasi sudah meningkat," kata David Malpass.

Ribuan warga sipil dan tentara diperkirakan tewas akibat pertempuran Rusia Ukraina. Malpass mengatakan, dampak ekonomi dari perang membentang luas di luar perbatasan Ukraina, dan khususnua kenaikan harga energi global "bakal menjadi pukulan keras bagi orang miskin, seperti halnya inflasi".

Baca Juga: IMF dan Bank Dunia Janjikan Bantuan Rp74,36 Triliun bagi Ukraina

Harga bahan pokok juga terkerak naik yang didorong oleh perang, dan "ini merupakan pertimbangan dan masalah yang sangat nyata bagi orang-orang di negara-negara miskin".

Perang Rusia Ukraina Adalah Bencana Ekonomi, Bank Dunia Memperingatkan


Krisis Makanan

Malpass menunjukkan, bahwa Rusia dan Ukraina adalah produsen makanan besar. Ukraina dikenal sebagai produsen minyak bunga matahari terbesar di dunia, sedangkan Rusia di posisi nomor dua, menurut S&P Global Platts. Keduanya menyumbang 60% dari produksi global.

Kedua negara itu juga berkontrubsi 28,9% dari ekspor gandum global menurut JP Morgan. Sementara itu harga gandum di bursa Chicago telah diperdagangkan pada level tertinggi dalam 14 tahun.

Pasokan Rusia untuk komoditas ini dibatasi karena sanksi ekonomi yang terus meluas, akibatnya menyulitkan seluruh dunia untuk membeli produknya. Kiriman dari Rusia telah terhenti mengingnat perang dengan Ukraina membuat beberapa pelabuhan ditutup.

"Tidak ada cara untuk pulih dengan cepat terkait hilangnya pasokan dari Ukraina dan Rusia, dan pada akhirnya membuat harga jadi lebih tinggi," kata Malpass.

Bos Bank Dunia itu juga mengatakan hal yang sama berlaku untuk pasokan energi Rusia, dan itu menjadi pukulan berat bagi Eropa Barat. Di mana pemerintah telah "mengabaikan aspek lain tentang bagaimana memiliki cukup listrik".

Sekitar 39% listrik Uni Eropa berasal dari pembangkit listrik yang membakar bahan bakar fosil, dan Rusia adalah sumber terbesar minyak dan gas wilayah itu. Ketika Uni Eropa ingin mempercepat transisinya ke sumber energi lain, pemerintah Vladimir Putin "mungkin secara permanen kehilangan beberapa pasar mereka," kata Malpass.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rekomendasi
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved