Ini Lima Tren Konsumsi Berita yang Naik Selama Pandemi
Selasa, 16 Juni 2020 - 23:10 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/OkeZone
A
A
A
JAKARTA - Sejak pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat pandemi COVID-19 , masyarakat cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Hal ini ternyata membuat intensitas masyarakat dalam mengkonsumsi berita online meningkat.
Berdasarkan laporan Digital Around the World 2020 pada bulan April 2020, yang diterbitkan oleh We Are Social, terungkap bahwa ada perubahan dalam perilaku digital. Sebanyak 76% pengguna internet berusia 16-64 tahun menghabiskan lebih banyak waktu di perangkat smartphone mereka.
Melihat kondisi itu, BaBe (Baca Berita), sebuah platform distribusi berita dan konten terkemuka, telah melihat tren yang berbeda dalam konsumsi berita dan meluncurkan beberapa inisiatif untuk menemani pengguna selama di rumah. ( Baca: Menhub Kaji Penyesuaian Tarif Transportasi )
Babe pun melakukan survei pengguna dan analisis yang dilaksanakan baru-baru ini. Dalam survei itu, BaBe menemukan beberapa tren. Pertama, sebanyak 92,6% pengguna menyatakan keprihatinan atas pandemi COVID-19.
Kedua, lebih dari 85 persen pengguna melihat berita dan informasi tentang COVID-19 selama lebih dari sekali sehari. Ketiga, berita terkait COVID-19 yang paling populer meliputi peraturan dan dukungan pemerintah, gejala-gejala, tips dan tindakan pencegahan kesehatan serta data terbaru tentang pandemi.
Keempat, topik paling menarik tentang COVID-19 dengan sebagian besar komentar dari pengguna termasuk peraturan pemerintah (daerah dan nasional) tentang COVID-19, kabar baik yang membawa harapan baru misalnya inovasi medis, terkait perkembangan temuan vaksin, alat tes, dan lainnya untuk mengatasi penanganan virus.
Kelima, secara umum, pengguna juga lebih memperhatikan konten yang lebih ringan seperti topik hiburan, keluarga, dan hubungan pasangan. Terakhir, untuk pengguna di bawah 25 tahun, konten yang membahas kegiatan di rumah lebih menarik dibandingkan dengan pengguna di atas 46 tahun yang lebih suka membaca tentang analisis dari para ahli dan profesional saat COVID-19.
Berdasarkan laporan Digital Around the World 2020 pada bulan April 2020, yang diterbitkan oleh We Are Social, terungkap bahwa ada perubahan dalam perilaku digital. Sebanyak 76% pengguna internet berusia 16-64 tahun menghabiskan lebih banyak waktu di perangkat smartphone mereka.
Melihat kondisi itu, BaBe (Baca Berita), sebuah platform distribusi berita dan konten terkemuka, telah melihat tren yang berbeda dalam konsumsi berita dan meluncurkan beberapa inisiatif untuk menemani pengguna selama di rumah. ( Baca: Menhub Kaji Penyesuaian Tarif Transportasi )
Babe pun melakukan survei pengguna dan analisis yang dilaksanakan baru-baru ini. Dalam survei itu, BaBe menemukan beberapa tren. Pertama, sebanyak 92,6% pengguna menyatakan keprihatinan atas pandemi COVID-19.
Kedua, lebih dari 85 persen pengguna melihat berita dan informasi tentang COVID-19 selama lebih dari sekali sehari. Ketiga, berita terkait COVID-19 yang paling populer meliputi peraturan dan dukungan pemerintah, gejala-gejala, tips dan tindakan pencegahan kesehatan serta data terbaru tentang pandemi.
Keempat, topik paling menarik tentang COVID-19 dengan sebagian besar komentar dari pengguna termasuk peraturan pemerintah (daerah dan nasional) tentang COVID-19, kabar baik yang membawa harapan baru misalnya inovasi medis, terkait perkembangan temuan vaksin, alat tes, dan lainnya untuk mengatasi penanganan virus.
Kelima, secara umum, pengguna juga lebih memperhatikan konten yang lebih ringan seperti topik hiburan, keluarga, dan hubungan pasangan. Terakhir, untuk pengguna di bawah 25 tahun, konten yang membahas kegiatan di rumah lebih menarik dibandingkan dengan pengguna di atas 46 tahun yang lebih suka membaca tentang analisis dari para ahli dan profesional saat COVID-19.
Lihat Juga :