Mendag Lutfi Minta Maaf di Depan Anggota DPR: Tak Ada Niatan Merendahkan

Kamis, 17 Maret 2022 - 18:31 WIB
loading...
Mendag Lutfi Minta Maaf...
Menteri Perdagangan atau Mendag, Muhammad Lutfi akhirnya hadir untuk memenuhi undangan DPR RI yang langsung diawali permintaan maaf. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan atau Mendag, Muhammad Lutfi akhirnya hadir untuk memenuhi undangan DPR RI setelah dua kali mangkir. Pada kesempatan itu ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak hadir pada undangan sebelumnya.

"Sebelum menyampaikan materi rapat, izinkan kami untuk menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan Anggota Komisi IV, Komisi VI, dan Komisi VII DPR RI, khususnya kepada pimpinan DPR RI. Karena kami belum dapat memenuhi undangan pimpinan DPR RI dalam rapat gabungan dengan Komisi IV, VI, dan VII tanggal 17 Februari 2022," tutur Mendag Lutfi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: Dua Kali Mangkir, DPR Ancam Panggil Paksa Mendag Lutfi

Mendag Lutfi menyampaikan di depan Anggota DPR, bahwasanya ketidakhadirannya pada Kamis, 17 Februari 2022 lalu, karena bersamaan dengan agenda kunjungan kerjanya ke Makassar dan Surabaya untuj mengecek ketersediaan barang pokok.

"Kunjungan ke Makassar dan Surabaya pada saat itu adalah untuk mengecek, karena pada saat itu baru dimulainya regulasi pada domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) memastikan bahwa minyak goreng dapat tersalurkan. Acara di Surabaya pada saat itu adalah untuk mengumpulkan seluruh dinas perdagangan se-Indonesia untuk membahas kesiapan dan stabilisasi harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Sementara pada 15 Maret 2022, diutarakan Mendag, dirinya tidak bisa hadir karena melakukan rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo. Rapat itu pun juga membahas persoalan minyak goreng.

"Ketidakhadiran kami pada tanggal 15 Maret 2022, kami tidak dapat hadir dikarenakan pada saat yang bersamaan kami mendapat undangan dari bapak Presiden untuk rapat koordinasi terbatas dengan bapak Menko Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Sekretaris Kabinet, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Kapolri dan juga Menteri Perindustrian yang pada saat itu juga tidak dapat hadir," ungkap Lutfi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Heran Minyak...
Prabowo Heran Minyak Goreng Sempat Langka, Padahal Indonesia Penghasil Sawit Terbesar
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved