Siap-siap, Stafsus Erick Thohir Indikasikan Harga Pertamax Akan Naik

Selasa, 22 Maret 2022 - 13:36 WIB
loading...
Siap-siap, Stafsus Erick...
Kementerian BUMN memastikan tengah menghitung ulang harga BBM Pertamax yang dinilai sudah terpaut jauh dari harga keekonomiannya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN menyebutkan bahwa harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax akan dihitung ulang. Perhitungan ulang harga BBM tersebut merupakan imbas dari naiknya harga minyak dunia.

"Sudah saatnya dihitung ulang berapa harga yang layak diberikan Pertamina untuk Pertamax yang dikonsumsi mobil-mobil mewah," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga: Ekonom: Penjualan Pertamax Seharusnya Sudah Ikuti Harga Pasar

Arya menambahkan, hal ini juga untuk memberikan keadilan bagi konsumen, mengingat Pertamax secara umum dikonsumsi oleh mobil-mobil yang tergolong mewah. Saat ini konsumsi Pertamax mencapai 13% dari total konsumsi BBM nasional.

Arya menjelaskan, perhitungan ulang akan didasarkan pada harga keekonomian. Untuk diketahui, saat ini harga jual Pertamax (RON 92) terpaut cukup jauh dari harga keekonomiannya.

Saat ini, harga keekonomian BBM dengan bilangan oktan (RO) 92 adalah sekitar Rp14.500/liter. Sementara, harga jual Pertamax hingga saat ini hanya sebesar Rp9.500/liter.

"Dengan harga BBM pertamax Rp9.500/liter ini bisa dikatakan posisinya Pertamina mensubsidi Pertamax. Dan ini jelas artinya, Pertamina mensubsidi mobil mewah yang pakai Pertamax," tegas Arya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved